Pemuda NTT Raja Ampat Bersihkan Pantai Saonek Mondei, Ajak Masyarakat Jaga Alam Negeri Seribu Pulau

RAJA AMPAT – Ikatan Pemuda NTT Kabupaten Raja Ampat menggelar aksi peduli lingkungan dengan membersihkan kawasan Pantai Saonek Mondei, Minggu (12/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Semangat Pemuda NTT Raja Ampat Menjaga Negeri Seribu Pulau: Bersama Kita Rawat Alam untuk Masa Depan” ini menjadi bentuk nyata kepedulian generasi muda terhadap kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir yang menjadi salah satu daya tarik wisata Raja Ampat.

Puluhan pemuda yang tergabung dalam organisasi tersebut memungut berbagai jenis sampah, dengan fokus utama membersihkan sampah plastik yang mencemari pantai. Aksi ini turut didampingi Koordinator bidang Kepemudaan Ikatan Keluarga NTT (IKA NTT) Kabupaten Raja Ampat, Vinsesius Ritan.

Dalam keterangannya kepada RajaAmpatNews.com, Vinsesius mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah awal untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan wisata.

KET: Koordinator bidang Kepemudaan Ikatan Keluarga NTT (IKA NTT) Kabupaten Raja Ampat, Vinsesius Ritan./Foto: Agustinus Guntur / RajaAmpatNews

“Kami bersama Ketua Pemuda NTT, Sekretaris, pengurus, dan seluruh anggota datang ke Pantai Saonek Monde untuk membersihkan sampah, khususnya sampah plastik. Permasalahan sampah ini sudah banyak disoroti wisatawan, sehingga kami merasa perlu mengambil langkah nyata,” ujarnya.

Menurut Vinsesius, aksi bersih pantai tidak akan berhenti di Saonek Mondei. Ke depan, pihaknya berencana menggelar kegiatan serupa di Kota Waisai dengan melibatkan pemerintah daerah, lembaga terkait, serta organisasi yang bergerak di bidang lingkungan dan kelautan.

Ia menilai persoalan sampah harus menjadi perhatian bersama karena sampah yang dibuang sembarangan ke sungai maupun Got pada akhirnya akan merusak ekosistem pesisir dan laut Raja Ampat.

“Kami ingin mengajak masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya. Sampah yang dibuang ke kali atau Got pada akhirnya akan terbawa ke laut dan mencemari lingkungan. Kalau bukan kita yang menjaga Raja Ampat, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi,” tegasnya.

Baca Juga  Kadis Pariwisata Raja Ampat Klarifikasi Isu Dobel Pungutan yang Dikeluhkan Wisatawan Asing

Vinsesius yang mengaku telah berkecimpung di bidang konservasi selama hampir satu dekade berharap gerakan tersebut mampu menginspirasi berbagai komunitas, lembaga swadaya masyarakat (LSM), maupun pemerintah untuk bersama-sama menjaga kelestarian Raja Ampat dari ancaman sampah plastik.

KET: Ketua Pemuda NTT Raja Ampat, Yohanes Babys/Foto: Agustinus Guntur / RajaAmpatNews

Sementara itu, Ketua Pemuda NTT Raja Ampat, Yohanes Babys, mengatakan aksi peduli lingkungan tersebut merupakan bentuk komitmen pemuda NTT untuk ikut merawat keindahan alam Raja Ampat sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di dunia.

“Kehadiran kami di Pantai Saonek Mondei karena kami ingin menjadi bagian dari upaya merawat alam untuk masa depan, sesuai tema kegiatan hari ini. Raja Ampat merupakan salah satu destinasi wisata terbaik dunia, sehingga menjaga kebersihan dan kelestariannya adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Yohanes juga menyampaikan apresiasi kepada Koordinator Kepemudaan IKA NTT Raja Ampat, Vinsesius Ritan, yang telah memfasilitasi transportasi laut sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Ia berharap aksi tersebut menjadi gerakan berkelanjutan sekaligus memberi contoh kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama saat beraktivitas maupun berwisata di kawasan pantai.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Pemuda NTT siap menjadi garda terdepan dalam menjaga alam Raja Ampat tetap bersih, asri, dan indah. Kami juga mengajak masyarakat untuk selalu membuang sampah pada tempat yang telah disediakan agar lingkungan tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Usai melaksanakan aksi bersih pantai, para peserta kemudian memilah sampah yang telah dikumpulkan. Sampah kering yang dapat dimusnahkan dibakar di lokasi, sementara sekitar 10 kantong sampah plastik diangkut menggunakan speed boat dari Pulau Saonek Mondei menuju Kota Waisai untuk selanjutnya dibuang ke tempat pembuangan sementara (TPS).

Baca Juga  FGD Carrying Capacity Perkuat Dasar Kebijakan Pariwisata Berkelanjutan di Raja Ampat

Melalui aksi sederhana tersebut, Ikatan Pemuda NTT Raja Ampat berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban seluruh elemen masyarakat demi menjaga pesona Raja Ampat sebagai Negeri Seribu Pulau yang bersih, lestari, dan mendunia.

Writer: Agustinus Guntur