29 Mahasiswa KKN-PPM UGM Resmi Mengabdi di Raja Ampat, Pemerintah Distrik Waisai Kota Siap Dukung Program Pemberdayaan

RAJA AMPAT – Sebanyak 29 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Tim Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Sorai Waisai Periode II Tahun 2026 resmi memulai pengabdian di Kabupaten Raja Ampat. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Pemerintah Distrik Waisai Kota dalam agenda penyambutan yang berlangsung di Aula Wayag, Kantor Bupati Raja Ampat, Senin (29/6/2026).

Penyambutan dipimpin oleh Sekretaris Distrik Waisai Kota, Anwar Kapitan Laut, yang mewakili Pemerintah Distrik Waisai Kota. Turut hadir Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Tim KKN-PPM UGM Wilayah Raja Ampat, Dr. Ir. Rohman, S.Hut., M.P., IPU., yang juga mewakili seluruh tim KKN UGM yang akan melaksanakan pengabdian di Kabupaten Raja Ampat.

Kehadiran mahasiswa KKN-PPM UGM merupakan bagian dari komitmen Universitas Gadjah Mada dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Selama masa pengabdian, Tim Sorai Waisai akan menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat di empat kelurahan di Distrik Waisai Kota, yakni Kelurahan Waisai Kota, Sapordanco, Warmasen, dan Bonkawir.

Tim mengusung tema “Optimalisasi Sumber Daya Lokal melalui Pendekatan Sustainable Livelihoods Berbasis Blue Governance guna Mewujudkan Keseimbangan Ekosistem, Pangan, dan Ekonomi, serta Kesejahteraan Masyarakat di Distrik Waisai, Kabupaten Raja Ampat.”

Tema tersebut dirancang sebagai respons terhadap besarnya potensi sumber daya pesisir dan kelautan Raja Ampat, sekaligus tantangan dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekretaris Distrik Waisai Kota, Anwar Kapitan Laut, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa UGM yang akan mengabdikan diri di wilayah tersebut. Menurutnya, program KKN menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat.

Baca Juga  Perkuat Publikasi dan Informasi Publik, Kantor Pertanahan Raja Ampat Teken PKS Dengan RajaAmpatNews

Ia juga berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga kekompakan, saling mendukung, serta mampu beradaptasi dengan kondisi geografis Raja Ampat yang didominasi wilayah kepulauan.

“Selamat datang di Waisai. Jaga kekompakan dan saling menjaga satu sama lain selama bertugas. Apabila terdapat kebutuhan koordinasi atau hal-hal yang memerlukan dukungan dari pemerintah distrik, kami siap membantu agar kegiatan yang direncanakan dapat berjalan dengan baik,” ujar Anwar.

Anwar menegaskan, Pemerintah Distrik Waisai Kota siap memberikan dukungan selama pelaksanaan program KKN, baik melalui koordinasi dengan pemerintah setempat maupun fasilitasi yang dibutuhkan agar seluruh program dapat berjalan secara optimal.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Tim KKN-PPM UGM Wilayah Raja Ampat, Dr. Ir. Rohman, S.Hut., M.P., IPU., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Distrik Waisai Kota atas sambutan dan penerimaan yang diberikan kepada para mahasiswa.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi modal penting dalam membangun kolaborasi yang baik antara mahasiswa dan masyarakat selama pelaksanaan pengabdian.

Ia berharap sinergi yang telah terbangun sejak awal kedatangan dapat menjadi fondasi yang kuat dalam menjalankan berbagai program yang telah disusun. Dengan kerja sama yang baik antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat, program KKN diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan potensi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Raja Ampat.

Agenda penyambutan ini juga menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat kondisi sosial, budaya, serta sistem pemerintahan di Distrik Waisai Kota sebelum memasuki tahap implementasi program kerja.

Selama masa pengabdian, mahasiswa akan berkolaborasi dengan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan dalam melaksanakan program-program yang berfokus pada penguatan ekonomi lokal, ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan masyarakat, serta pengelolaan sumber daya pesisir dan kelautan yang berkelanjutan.

Baca Juga  Ketua Klasis Raja Ampat  Ajak Warga Gereja Sambut Natal Dengan Damai Dan Sukacita

Melalui semangat kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat, kehadiran Tim KKN-PPM UGM Sorai Waisai Periode II Tahun 2026 diharapkan mampu memperkuat pembangunan berbasis potensi lokal di Raja Ampat, sekaligus menjadi pengalaman belajar yang berharga bagi mahasiswa dalam memahami secara langsung dinamika kehidupan masyarakat kepulauan.

Writer: Humas TIM KKN-PPM UGM Sorai Waisai Periode II // Editor : Agustinus Guntur