RAJA AMPAT – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui Sekretariat Daerah dan Dinas Lingkungan Hidup resmi menggelar Lomba Kebersihan dan Keindahan Lingkungan bertajuk “Waisai Asri 2026” dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Raja Ampat.
Kegiatan ini ditujukan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat serta seluruh elemen pemerintahan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata di wilayah Kota Waisai.
Dalam surat sosialisasi bernomor 600.4/100/SETDA tertanggal 27 Maret 2026 disebutkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Raja Ampat.
“Dalam rangka mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri serta menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Raja Ampat ke-23, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menyelenggarakan Lomba Kebersihan dan Keindahan Lingkungan dengan tema ‘Waisai Asri 2026’,” demikian kutipan dalam surat tersebut yang diterima Raja Ampat News, Selasa (14/4/2026).
Lomba ini melibatkan lima kategori peserta, yakni antar RT, antar rumah ibadah, antar paguyuban, antar sekolah atau perguruan tinggi (Adiwiyata), serta antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai aspek, mulai dari kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, hingga estetika dan partisipasi masyarakat.
Untuk kategori RT misalnya, peserta akan dinilai dari kemampuan mengelola sampah sejak dari rumah tangga, menjaga kebersihan drainase dan jalan lingkungan, serta tingkat partisipasi warga dalam menjaga lingkungan.
Sementara itu, pada kategori OPD, penilaian tidak hanya mencakup kebersihan kantor, tetapi juga komitmen dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan peran aktif dalam membina wilayah RT.
“Pembina RT bertindak sebagai pengarah teknis pada wilayah binaannya, mendorong kepedulian pelaku usaha, serta menggerakkan partisipasi warga dalam menata dan mengelola estetika lingkungan,” sebagaimana tertuang dalam pedoman kegiatan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan masa sosialisasi dan pendaftaran pada 23 hingga 31 Maret 2026, dilanjutkan dengan masa kerja bakti dan penataan lingkungan sepanjang April. Penilaian lapangan oleh tim juri independen dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 7 Mei 2026, sementara pengumuman pemenang akan dilakukan pada 9 Mei 2026.
Menariknya, peserta juga didorong untuk memanfaatkan media sosial sebagai bagian dari penilaian, sehingga gerakan kebersihan ini diharapkan dapat menjangkau publik yang lebih luas.
Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari gerakan kolektif membangun kesadaran lingkungan.
“Waisai Asri, Raja Ampat Bersih, Harga Diri Kita Semua!” menjadi slogan yang diusung dalam kegiatan ini.
Melalui program ini, pemerintah berharap tercipta budaya hidup bersih dan tertib yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat citra Waisai sebagai kota wisata yang indah dan ramah lingkungan di jantung destinasi unggulan Raja Ampat.
Writer: Agustinus Guntur












