Lippo Cikarang Hibahkan 30 Hektare Lahan untuk Program 3 Juta Rumah, Menteri Nusron Targetkan Proses Tuntas Kurang dari Sebulan

JAKARTA – Pemerintah menerima komitmen hibah lahan seluas 30 hektare dari PT Lippo Cikarang di kawasan Meikarta sebagai dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat seluruh proses administrasi hibah agar lahan tersebut dapat segera dimanfaatkan bagi pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah.

Dalam Siaran Pers Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN yang diterima RajaAmpatNews.com dijelaskan, Komitmen hibah tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen yang berlangsung di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (29/6/2026), dan dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Ketua Badan Pengelola Investasi Danantara, serta jajaran Direksi PT Lippo Group.

Menteri Nusron menyampaikan apresiasi atas langkah PT Lippo Cikarang yang dinilai menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat.

“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Lippo Cikarang atas komitmen hibah lahan ini. Mudah-mudahan langkah ini dapat menjadi contoh dan diikuti oleh pihak swasta lainnya. Karena itu, kami berkomitmen mempercepat proses hibah agar para pihak yang ingin membantu pemerintah tidak kapok akibat proses yang terlalu lama,” ujar Nusron Wahid.

Untuk memastikan proses hibah berjalan cepat, Kementerian ATR/BPN akan segera berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan dan instansi terkait guna menyelesaikan seluruh tahapan administrasi. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan lahan sebagai lokasi pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Nusron bahkan menargetkan proses administrasi hibah dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu bulan, selama seluruh dokumen dan status lahan telah memenuhi persyaratan hukum.

Baca Juga  Tak Perlu Calo atau Perantara, Warga Kini Rasakan Layanan Pertanahan Lebih Mudah dan Transparan

“Insyaallah besok kami langsung rapat dengan jajaran bersama teman-teman dari DJKN. Kita lihat dokumennya, mudah-mudahan kurang dari satu bulan sudah selesai. Selama bahan bakunya clean and clear, mana yang bisa kita laksanakan akan langsung kita laksanakan,” tegasnya.

Lahan hibah yang berada di kawasan Meikarta, Cikarang, tersebut direncanakan menjadi lokasi pembangunan rumah susun yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas melalui Program 3 Juta Rumah.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Nusron didampingi Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Achmad, serta Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, PPAT, dan Mitra Kerja, Ana Anida.

Komitmen hibah lahan dari PT Lippo Cikarang diharapkan menjadi momentum lahirnya sinergi yang lebih luas antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung percepatan pembangunan perumahan nasional, sekaligus memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan kebutuhan hunian layak bagi masyarakat Indonesia.

Writer: Agustinus Guntur