RAJA AMPAT – Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, melaksanakan kunjungan kerja (kunker) turun kampung di Kampung Folley, Distrik Misool Timur, pada 31 Oktober hingga 2 November 2026. Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mendengar langsung berbagai aspirasi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pembangunan keagamaan.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Orideko didampingi Kepala Dinas Pendidikan Herman Frans Soor, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Rifael J. Umpes, Staf Ahli Bidang Otonomi Khusus Abia Mamoribo, Kepala Distrik Misool Timur La Jumura, serta sejumlah staf perwakilan masing-masing bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Raja Ampat.

Sejumlah agenda penting dilaksanakan dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut. Di antaranya penyerahan bantuan dana hibah kepada panitia pembangunan Gereja Talitakumi Folley, peninjauan langsung pembangunan gedung gereja baru Talitakumi, serta kunjungan ke Puskesmas Folley dan SMA Negeri 12 Raja Ampat pada Minggu (1/11/2026).
Saat mengunjungi Puskesmas Folley, Bupati Orideko berdialog langsung dengan kepala puskesmas dan tenaga kesehatan untuk mendengarkan berbagai aspirasi sekaligus mengetahui secara terperinci kendala yang dihadapi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dalam dialog tersebut, sejumlah kebutuhan disampaikan, di antaranya pengadaan peralatan kesehatan gigi untuk pasien dewasa. Pasalnya, peralatan yang tersedia saat ini masih terbatas untuk pelayanan pasien anak-anak, sementara sebagian besar pasien yang datang membutuhkan pelayanan kesehatan gigi untuk orang dewasa.

Selain itu, pihak puskesmas juga menyampaikan kebutuhan fasilitas ATK serta penambahan tenaga teknis kesehatan yang dapat ditempatkan secara tetap. Hal ini dinilai penting agar pelayanan kesehatan berjalan lebih optimal dan masyarakat tidak terus menghadapi persoalan akibat keterbatasan maupun pergantian tenaga kesehatan.
Sementara itu, dalam kunjungannya ke SMA Negeri 12 Raja Ampat, Bupati Orideko turut mendengarkan berbagai keluhan dan aspirasi para tenaga pendidik dari sejumlah jenjang pendidikan di Kampung Folley, mulai dari guru sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah Atas(SMA).
Beberapa persoalan yang disampaikan para guru meliputi kebutuhan rumah dinas atau tempat tinggal bagi tenaga pendidik, pembangunan ruang laboratorium, pengadaan laptop, hingga pembangunan pagar sekolah guna mendukung keamanan dan kenyamanan lingkungan pendidikan.
Menanggapi berbagai kebutuhan tersebut, salah satu perhatian pemerintah daerah dalam bidang pendidikan adalah rencana pemberian bantuan sebanyak 20 unit komputer pada tahun 2026. Bantuan ini diprioritaskan untuk menunjang kebutuhan pembelajaran dan mempersiapkan para siswa, khususnya dalam menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Kunjungan kerja turun kampung ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Raja Ampat untuk memastikan berbagai persoalan pelayanan publik di wilayah distrik dan kampung dapat diketahui secara langsung. Melalui dialog bersama tenaga kesehatan dan para guru, pemerintah daerah diharapkan dapat memetakan kebutuhan prioritas sekaligus menentukan langkah penanganan sesuai kemampuan dan program pembangunan daerah.
Dengan demikian, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak hanya menjadi agenda kunjungan formal, tetapi juga menjadi ruang untuk menyerap aspirasi dan melihat secara langsung kondisi pelayanan dasar yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah.













Response (1)
Comments are closed.