RAJA AMPAT – Sanggar Seni dan Budaya Mbilin Kayam Kabupaten Raja Ampat akan menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun HUT Ke 12 Sanggar Mbilin Kayam.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memperkenalkan dan melestarikan seni budaya daerah.
Pengurus Sanggar Mbilin Kayam Kabupaten Raja Ampat, Ramli Sanadi, mengatakan rangkaian kegiatan telah dipersiapkan dan akan berlangsung selama dua hari, yakni Kamis, 13 Agustus 2026, dan Jumat, 14 Agustus 2026.
Menurut Ramli, pada Kamis, 13 Agustus 2026, panitia akan menggelar sejumlah perlombaan yang menyasar kalangan pelajar maupun generasi muda. Beberapa kategori yang diperlombakan di antaranya lomba dancer kategori pelajar, Bethel one on one, serta dancer TikTok.
“Untuk hari Kamis, kami menggelar beberapa lomba, di antaranya dancer kategori pelajar, Bethel one on one, dan dancer TikTok. Kami ingin memberikan ruang kepada anak-anak muda untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka,” kata Ramli. Rabu. ( 12/8/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dirancang sebagai bagian dari upaya Sanggar Mbilin Kayam dalam membangun ruang kreatif bagi generasi muda Raja Ampat. Seni tari dan berbagai bentuk kreativitas anak muda dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terutama di tengah perkembangan budaya dan teknologi yang semakin cepat.
Ramli menambahkan, kegiatan lomba juga diharapkan dapat mempererat hubungan antarpelajar dan komunitas seni di Raja Ampat. Kompetisi tidak semata-mata diarahkan untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana membangun rasa percaya diri, sportivitas, kreativitas, serta kebersamaan.
Sementara itu, puncak peringatan HUT Sanggar Tari Mbilin Kayam akan dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026. Puncak kegiatan tersebut akan diisi dengan pergelaran seni budaya, yang menjadi salah satu agenda utama Sanggar Mbilin Kayam dalam memperkenalkan kekayaan seni dan budaya kepada masyarakat.

Pergelaran tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk menampilkan berbagai potensi seni yang dimiliki generasi muda Raja Ampat. Sanggar Mbilin Kayam ingin menjadikan kegiatan tersebut sebagai wadah bagi para pelaku seni, penari, dan generasi muda untuk tampil serta menunjukkan kemampuan mereka di hadapan masyarakat.
Ramli mengatakan seni budaya merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Raja Ampat yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Pada Jumat, 14 Agustus, akan menjadi puncak HUT Sanggar Tari Mbilin Kayam. Di sana akan ada pergelaran seni budaya. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menampilkan dan memperkenalkan seni budaya yang ada di Raja Ampat,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan sanggar seni memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan kebudayaan lokal. Sanggar tidak hanya menjadi tempat belajar tari, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, kreativitas, dan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.
Ramli berharap seluruh rangkaian kegiatan HUT Sanggar Mbilin Kayam dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan masyarakat. Ia juga mengajak generasi muda Raja Ampat untuk tidak hanya menjadi penonton perkembangan seni dan budaya, tetapi ikut terlibat secara aktif.
Menurut dia, perkembangan zaman dan teknologi tidak seharusnya membuat generasi muda meninggalkan budaya lokal. Sebaliknya, teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan seni budaya Raja Ampat kepada masyarakat yang lebih luas.
Kegiatan seperti dancer TikTok, misalnya, dapat menjadi salah satu bentuk kreativitas modern yang dikolaborasikan dengan semangat pelestarian seni dan budaya.
“Harapan kami, anak-anak muda bisa terus berkarya. Jangan sampai budaya kita hilang karena perkembangan zaman. Justru kita harus mampu mengemas budaya dengan kreativitas yang sesuai dengan perkembangan generasi muda,” katanya.
Ia menilai Raja Ampat memiliki kekayaan budaya yang sangat besar. Selain dikenal luas karena keindahan alam dan pariwisatanya, daerah tersebut juga memiliki kekayaan tradisi, seni, tarian, musik, dan berbagai ekspresi budaya masyarakat yang perlu terus dikembangkan. Karena itu, Sanggar Mbilin Kayam berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam proses pembinaan generasi muda melalui kegiatan seni dan budaya.

Rangkaian HUT Sanggar Mbilin Kayam diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi momentum untuk memperkuat eksistensi sanggar sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta muda Raja Ampat di bidang seni.
Dengan perpaduan antara kompetisi kreativitas anak muda dan pergelaran seni budaya, peringatan HUT Sanggar Mbilin Kayam tahun ini diharapkan mampu menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekaligus memberikan pesan penting tentang perlunya menjaga identitas dan warisan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.












