RAJA AMPAT – Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, memimpin apel pagi bersama jajaran pemerintah distrik, aparat kampung, tenaga kesehatan, serta tenaga pendidik di halaman Kantor Distrik Misol Timur, Kampung Folley, Senin (2/11/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Bupati Raja Ampat di wilayah Distrik Misol Timur.
Apel pagi yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mendengar secara langsung berbagai aspirasi, kebutuhan, serta persoalan yang dihadapi masyarakat dan aparatur pelayanan publik di wilayah tersebut.
Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Otonomi Khusus (Otsus), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPBD, Kepala Bagian Kesra, Kepala Bagian Keuangan, Kepala Distrik Misol Timur, para pegawai Puskesmas Folley, kepala sekolah dan guru tingkat SD, SMP, SMA, perwakilan masing-masing bagian Setda Raja Ampat, serta para kepala kampung se-Distrik Misol Timur.

Mengawali arahannya, Bupati Orideko menyampaikan ungkapan syukur kepada Tuhan atas berkat dan penyertaan-Nya sehingga seluruh jajaran pemerintah dapat berkumpul dalam kegiatan tersebut.
Ia kemudian membuka ruang dialog dengan memberikan kesempatan kepada seluruh peserta apel untuk menyampaikan secara langsung kebutuhan dan kendala yang dihadapi di masing-masing kampung, fasilitas kesehatan, maupun satuan pendidikan.
Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh sejumlah peserta untuk menyampaikan berbagai persoalan mendasar yang membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah.
Kepala Puskesmas Folley, misalnya, mengusulkan penambahan tenaga kesehatan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, ia berharap agar tenaga kesehatan yang ditugaskan di Puskesmas Folley dapat diberikan masa penugasan yang lebih panjang dan tidak terlalu sering mengalami pergantian, mengingat sebelumnya terdapat tenaga kesehatan yang hanya bertugas selama satu tahun sebelum dipindahkan.
Persoalan ketersediaan air bersih juga menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan tenaga kesehatan karena merupakan kebutuhan penting dalam menunjang pelayanan kesehatan.

Sementara itu, aparat kampung menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan, di antaranya pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu), pengadaan tower jaringan telekomunikasi, serta perbaikan jalan utama menuju Kampung Folley yang kondisinya saat ini sudah rusak dan dipenuhi bebatuan sehingga menyulitkan akses transportasi masyarakat.
Dari pihak pemerintah distrik, turut disampaikan usulan rehabilitasi Kantor Distrik Misol Timur serta pengadaan kendaraan operasional berupa speed boat untuk menunjang pelayanan dan mobilitas pemerintahan di wilayah kepulauan tersebut.
Selain itu, persoalan keterbatasan jam operasional listrik yang selama ini hanya tersedia selama 12 jam juga menjadi perhatian. Sejumlah peserta berharap adanya penambahan waktu pelayanan listrik agar dapat menunjang aktivitas masyarakat, termasuk kebutuhan usaha dan perekonomian warga.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Bupati Orideko menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperhatikan dan menindaklanjuti kebutuhan masyarakat maupun pelayanan pemerintahan di Distrik Misol Timur.
Salah satu perhatian utama yang disampaikan Bupati adalah rencana renovasi atap Kantor Distrik Misol Timur pada tahun mendatang. Ia juga menyatakan komitmennya untuk mendorong perbaikan jalan utama menuju Kampung Folley agar akses transportasi masyarakat menjadi lebih baik.

Terkait usulan pembangunan Pustu, Bupati memberikan kesempatan kepada Dinas Kesehatan untuk menindaklanjutinya. Kepala Dinas Kesehatan pun menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan arahan tersebut sesuai kebutuhan dan kewenangan dinas.
Sementara menyangkut permintaan penambahan jam operasional listrik, Bupati meminta pemerintah distrik segera melakukan kajian secara menyeluruh. Kajian tersebut tidak hanya memperhitungkan kebutuhan penerangan untuk aktivitas perkantoran pada siang hari, tetapi juga harus mendata jumlah pelaku usaha yang membutuhkan tambahan waktu pelayanan listrik guna menunjang kegiatan ekonomi mereka.
Bupati berharap hasil kajian tersebut segera disampaikan kepada pemerintah kabupaten agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah dan kebijakan selanjutnya.
Suasana apel semakin terasa akrab ketika Bupati Orideko memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh peserta, baik aparat distrik, aparat kampung, tenaga kesehatan maupun tenaga pendidik, untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Melalui dialog terbuka tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi pelayanan publik sekaligus menentukan prioritas pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat di wilayah Misol Timur.

Usai pelaksanaan apel bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran sejumlah bantuan kepada masyarakat. Bantuan yang diserahkan meliputi bantuan melalui program ORISUN (Orang Raja Ampat Hidup Sejahtera di Usia Senja) bagi para lanjut usia (lansia) di Distrik Misol Timur, bantuan penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dari Wakil Presiden Republik Indonesia, serta bantuan Karhutla dari Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Staf Ahli Bupati Bidang Otsus, Kepala Bagian Kesra, Kepala Distrik Misol Timur, serta para kepala kampung. Prosesi penyerahan tersebut turut disaksikan para tamu undangan dan masyarakat yang memadati halaman Kantor Distrik Misol Timur.
Kunjungan kerja yang dirangkaikan dengan apel bersama, dialog aspirasi, serta penyaluran bantuan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Raja Ampat untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat sekaligus memastikan berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah kepulauan mendapat perhatian.












