RAJA AMPAT – Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat menggelar pelatihan Bahasa Inggris bagi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Waisai sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan mancanegara. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (6/7/2026).
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Klasina D. Rumbekwan, mengatakan kemampuan berbahasa Inggris kini menjadi kebutuhan penting bagi TKBM, bukan sekadar keterampilan tambahan. Menurutnya, para pekerja bongkar muat merupakan pihak yang pertama kali berinteraksi dengan wisatawan saat tiba di Raja Ampat.
“TKBM memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata. Mereka menjadi wajah pertama yang menyambut wisatawan, membantu membawa barang, hingga memberikan informasi awal kepada para tamu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelatihan difokuskan pada percakapan sederhana yang dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari, sehingga peserta mampu berkomunikasi dengan wisatawan asing secara lebih percaya diri.
Kemampuan tersebut, lanjut Klasina, tidak hanya mempermudah komunikasi, tetapi juga memberikan kesan positif bagi wisatawan sejak pertama kali menginjakkan kaki di Raja Ampat.
“Teman-teman TKBM adalah duta keramahan Raja Ampat. Keramahan yang mereka tunjukkan akan menjadi pengalaman pertama yang diingat wisatawan ketika berkunjung ke daerah ini,” katanya.
Melalui pelatihan ini, Dinas Pariwisata berharap para peserta dapat menguasai kemampuan dasar berbahasa Inggris dan menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari, sehingga kualitas pelayanan kepada wisatawan terus meningkat dan mendukung citra Raja Ampat sebagai destinasi wisata kelas dunia.












