RAJA AMPAT — Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan penataan ibu kota daerah sebagai kunci utama dalam meningkatkan kunjungan wisata serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus (Otsus) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang berlangsung di Aula Bappeda Kantor Bupati Raja Ampat, Selasa (21/4/2026).
Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga wajah ibu kota Raja Ampat agar tetap bersih, rapi, dan menarik bagi para wisatawan. Menurutnya, daya tarik daerah tidak hanya bergantung pada keindahan alam, tetapi juga pada kenyamanan lingkungan yang dirasakan oleh para pengunjung.
Bupati menilai masih rendahnya lama tinggal wisatawan (length of stay) menjadi salah satu penyebab belum optimalnya dampak ekonomi. Oleh karena itu, ia mendorong peningkatan kualitas lingkungan, kebersihan, serta penataan kota agar wisatawan betah dan menghabiskan lebih banyak waktu di Raja Ampat.
Selain itu, ia juga menyoroti persoalan kebersihan lingkungan yang masih menjadi tantangan, seperti sampah yang menumpuk di selokan hingga menyebabkan genangan air saat hujan deras. Kondisi tersebut, menurutnya, terjadi akibat kurangnya kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan.
“Kalau kita tidak jaga kebersihan, sampah menumpuk di drainase, akhirnya saat hujan kita sendiri yang merasakan dampaknya. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak peran aktif perempuan dalam menjaga lingkungan dan ketertiban di tingkat rumah tangga maupun lingkungan sekitar. Ia menilai perempuan memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat.
“Saya berharap ibu-ibu juga ikut berperan aktif, tidak hanya menjaga rumah sendiri, tetapi juga memperhatikan lingkungan sekitar. Dengan kebersamaan, kita bisa menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman,” katanya.
Menutup sambutannya, Bupati kembali menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah, khususnya dalam sektor pariwisata dan ekonomi, sangat bergantung pada kolaborasi seluruh masyarakat dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan keindahan Raja Ampat sebagai destinasi unggulan dunia.












