Waisai, RajaAmpatNews – Suasana menyambut perayaan Natal kian terasa di Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, dengan digelarnya Parade Suling Tambur oleh Keluarga Besar Burdam se-Sorong Raya, Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini menjadi rangkaian awal menuju puncak perayaan Natal keluarga Burdam yang akan berlangsung pada Jumat, 12 Desember 2025.
Parade suling tambur tersebut mengambil start dari kawasan Pantai Waisai Torang Cinta (WTC) dan berakhir di Gedung Wanita Salome Syeben, yang menjadi pusat konsentrasi massa. Ribuan warga tampak memadati ruas jalan protokol Waisai untuk menyaksikan jalannya parade yang berlangsung meriah, tertib, dan penuh sukacita.

Ketua Panitia Natal Keluarga Besar Burdam, Valend Burdam, menyampaikan bahwa parade tahun ini menjadi momentum kebersamaan bagi keluarga besar Burdam yang tersebar di berbagai daerah, khususnya Sorong Raya dan Raja Ampat.
“Terkait karnaval sore ini, yaitu karnaval suling tambur, keluarga besar Burdam yang siap mengikuti ibadah Natal keluarga Burdam besok nanti. Saya selaku Ketua Panitia Natal keluarga besar Burdam Kota Waisai dan Sorong Raya, dan sekitarnya menyampaikan bahwa peserta yang dinantikan dari berbagai wilayah sudah tiba,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan yang telah dijadwalkan berlangsung sesuai rencana dan mendapat antusiasme besar dari peserta maupun masyarakat.
“Kegiatan sesuai jadwal, yaitu parade suling tambur, dan sudah terlaksana. Jumlah peserta diperkirakan sekitar 700 hingga 800 orang yang terlihat memenuhi ruas jalan Kota Waisai,” jelasnya.
Valend Burdam juga menegaskan bahwa parade ini tidak hanya diikuti oleh keluarga Burdam, tetapi juga keluarga-keluarga yang memiliki hubungan kekerabatan dengan marga Burdam.
“Kesempatan malam hari ini mereka telah melakukannya dan mempersiapkan diri untuk perayaan Natal keluarga Burdam pada besok, tanggal 12 nanti. Bukan hanya keluarga Burdam saja, tetapi juga keluarga-keluarga yang hubungan dengan marga Burdam turut memeriahkan perayaan Natal ini,” ungkapnya.

Panitia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk aparat keamanan, pemerintah daerah, serta masyarakat yang ikut menjaga ketertiban demi kelancaran acara.
Parade suling tambur ini menjadi simbol kekompakan, persaudaraan, serta ucapan syukur keluarga besar Burdam menjelang perayaan Natal 2025. Kegiatan ditutup dengan aman, dan seluruh peserta bersiap untuk mengikuti ibadah serta perayaan puncak pada 12 Desember 2025.
Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu












