Dinas Sosial Raja Ampat Gelar Forum Konsultasi Publik: Wujud Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan kepada Masyarakat

Waisai, RajaAmpatNews — Dinas Sosial Kabupaten Raja Ampat menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Standar Pelayanan Tahun 2025 di Aula Kantor Dinas Sosial, Selasa (14/10/2025).


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial Raja Ampat, Martha M. Sanadi, S.Pd., M.Si., didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Kailan Macap.

Dalam sambutannya, Martha Sanadi menjelaskan bahwa pelaksanaan FKP merupakan bagian dari upaya Dinas Sosial untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah daerah dan masyarakat penerima manfaat.

“Forum Konsultasi Publik ini kita laksanakan sebagai media untuk menyelaraskan arah kebijakan pelayanan dengan kebutuhan nyata masyarakat. Kami ingin memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Martha.

Ia menegaskan, FKP bukan sekadar forum seremonial, melainkan wadah penting untuk menggali aspirasi, masukan, serta kritik konstruktif dari masyarakat demi peningkatan mutu layanan sosial di Raja Ampat.

“Forum ini harus dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi terbuka yang mendorong tumbuhnya kepercayaan dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Suara masyarakat menjadi arah kebijakan dalam memperbaiki pelayanan sosial di daerah ini,” tambahnya.

Forum tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, antara lain perwakilan lembaga masyarakat adat dari Betkaf, Wardo, dan Usba, unsur lembaga sosial, mahasiswa, masyarakat umum, serta perangkat daerah terkait.

Melalui kegiatan ini, Dinas Sosial berharap dapat memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Martha optimistis, kolaborasi dan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat akan membawa pelayanan sosial di Raja Ampat menjadi lebih baik dan berdampak nyata.

“Saya yakin, dengan kolaborasi dan semangat bersama, Dinas Sosial dapat terus meningkatkan pelayanan yang menyentuh dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat Raja Ampat,” tutupnya.

Writer; Derek Mambrasar II Editor: Petrus Rabu