Pemkab Raja Ampat Matangkan Penyaluran Program ORISUN, Data Lansia OAP Diminta Valid dan Tepat Sasaran

RAJA AMPAT — Pemerintah Kabupaten Raja Ampat mematangkan persiapan peluncuran dan penyaluran Program Perlindungan Hari Tua atau ORISUN Program tersebut disiapkan sebagai bentuk perlindungan sosial bagi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP) lanjut usia di Kabupaten Raja Ampat.

Persiapan program dibahas dalam Pertemuan Persiapan Launching dan Penyaluran Program Perlindungan Hari Tua (Program ORISUN) yang berlangsung di Aula Wayag, Kantor Bupati Raja Ampat, Kamis, (17/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Raja Ampat Yusuf Salim, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Raja Ampat Ferdinand Rumsowek, Provincial Engagement Specialist SKALA Papua Barat Daya Desiderius Bir, anggota DPRK Raja Ampat dari Fraksi Otsus, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Dalam sambutan Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam yang dibacakan Sekda Yusuf Salim, ditegaskan bahwa ORISUN merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada para lanjut usia yang selama ini telah berkontribusi dalam membangun dan menjaga Raja Ampat.

“Program ORISUN adalah wujud kehadiran negara bagi para orang tua kita, generasi yang telah berjasa membangun dan menjaga Raja Ampat hingga hari ini,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Menurutnya, pemerintah memiliki kewajiban memastikan masyarakat lanjut usia dapat menjalani masa tua secara layak, dihormati, dan mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah.

Karena itu, Bupati meminta seluruh persiapan menuju launching program dilakukan secara matang, terutama terkait validasi data penerima manfaat.

Validasi tersebut, kata dia, harus dilakukan secara cermat melalui koordinasi antara Dinas Sosial dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Langkah ini penting untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh OAP lanjut usia yang memenuhi kriteria, sekaligus mencegah adanya penerima yang terlewat maupun terjadinya data penerima yang tumpang tindih.

“Setiap pihak harus memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing, sehingga mekanisme penyaluran dapat berjalan tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Baca Juga  Menilik Historis Sosial pada Pilkada Kabupaten Raja Ampat 2024

Bupati juga meminta perangkat daerah terkait, di antaranya BP4D, BPKAD, Bagian Hukum, Dinas Kominfo, serta PT Bank Papua sebagai mitra penyalur, untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Para kepala distrik juga diminta mengambil peran penting dalam memastikan program dapat dipahami masyarakat hingga tingkat kampung.

Menurutnya, kepala distrik diharapkan menjadi ujung tombak sosialisasi ORISUN di wilayah masing-masing. Sosialisasi diperlukan agar masyarakat memahami mekanisme program dan tidak mudah terpengaruh informasi yang keliru.

“ Sosialisasi yang baik di tingkat distrik akan sangat menentukan kelancaran dan keberhasilan launching program ini,” demikian isi sambutan Bupati.

Pemkab Raja Ampat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemenuhan hak dan perlindungan sosial masyarakat, khususnya OAP lanjut usia.

Komitmen tersebut disebut sejalan dengan semangat Otonomi Khusus Papua yang mengamanatkan pembangunan daerah agar berpihak kepada dan memberikan perlindungan nyata bagi OAP dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kesejahteraan pada usia lanjut.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Raja Ampat Ferdinand Rumsowek mengatakan pertemuan tersebut menjadi bagian penting untuk membahas berbagai persiapan sebelum program memasuki tahapan pelaksanaan.

Ia menjelaskan, peserta akan melakukan diskusi bersama untuk membahas sejumlah hal yang masih perlu disiapkan, termasuk arahan dan langkah-langkah terakhir sesuai tahapan serta siklus koordinasi yang telah berjalan.

Ferdinand berharap, setelah pertemuan tersebut, masing-masing pihak dapat segera melakukan persiapan secara lebih terarah agar seluruh tahapan yang menjadi tanggung jawab setiap pihak dapat diselesaikan sesuai rencana.

Ia menekankan pentingnya memastikan proses koordinasi, pendataan, pelayanan, serta langkah-langkah penanganan lainnya berjalan secara terpadu.

“Hal ini penting agar setiap tahapan dapat dilaksanakan secara efektif dan memberikan hasil yang sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Baca Juga  Bina Kemampuan Prajurit Yonmarhanlan XIV Sorong Laksanakan Latihan Renang Laut

Ferdinand juga mengajak seluruh pihak untuk terus membangun komunikasi dan koordinasi yang baik. Menurutnya, masukan, saran, dan pemikiran dari setiap pihak dibutuhkan untuk menyempurnakan persiapan maupun pelaksanaan program ke depan.

Dengan persiapan yang matang, validasi data yang akurat, serta koordinasi lintas sektor yang kuat, Pemkab Raja Ampat berharap peluncuran dan penyaluran ORISUN dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat lanjut usia yang menjadi sasaran program.

Program ORISUN diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan sosial sekaligus memastikan para orang tua di Raja Ampat dapat menikmati masa senja dengan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat.