RAJA AMPAT — Sebanyak 40 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Raja Ampat berhasil menuntaskan seluruh rangkaian tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, mulai dari pengibaran hingga penurunan bendera di halaman Kantor Bupati Raja Ampat, Senin (17/8/2026).
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Raja Ampat, Apolos Bedes. Menurutnya, capaian para Paskibraka tidak hanya terlihat dari ketepatan menjalankan tugas, tetapi juga mencerminkan proses pembinaan disiplin dan karakter selama masa pelatihan.
Apolos mengatakan, 40 anggota Paskibraka yang berasal dari sejumlah SMA di Raja Ampat telah menjalani pelatihan intensif. Pembinaan tersebut tidak sebatas kemampuan baris-berbaris, tetapi diarahkan untuk membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, dan karakter.
“Mereka dilatih disiplin dan pembentukan karakter selama pelatihan berlangsung. Dan hasilnya seperti yang kita lihat pada prosesi pengibaran hingga penurunan bendera,” ungkap Apolos usai upacara penurunan bendera.
Ia menilai pengalaman selama menjadi Paskibraka seharusnya tidak berhenti setelah tugas kenegaraan selesai. Nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan diharapkan menjadi bekal bagi para pelajar dalam menjalani pendidikan, kehidupan bermasyarakat, maupun menentukan masa depan.
“Harapan kami, kedisiplinan yang sudah dilatih dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya ketika mereka bertugas sebagai Paskibraka,” katanya.
Pelatihan Paskibraka Raja Ampat turut melibatkan para pelatih dari Kodim 1805/Raja Ampat. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan anggota Paskibraka agar mampu menjalankan tugas secara tertib dan bertanggung jawab.
Apolos menambahkan, Kesbangpol akan melakukan evaluasi terhadap seluruh proses pembinaan dan pelaksanaan tugas Paskibraka tahun ini. Evaluasi tersebut diperlukan untuk memperbaiki kekurangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan pada tahun-tahun berikutnya.
Bagi para anggota Paskibraka, tugas pada HUT ke-81 RI bukan sekadar berdiri di hadapan tiang bendera. Pengalaman tersebut menjadi ruang pembelajaran tentang disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan keberanian mengambil peran nilai yang diharapkan terus mereka bawa setelah kembali ke sekolah dan lingkungan masing-masing.












