RAJA AMPAT – SD Negeri 25 Moko, Kabupaten Raja Ampat, melaksanakan sejumlah kegiatan pendidikan pada Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut meliputi sosialisasi program kerja sekolah serta pembagian seragam gratis bagi siswa kelas I yang merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.
Kepala SD Negeri 25 Moko, Musliadi, S.Pd., Gr., mengatakan kedua kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mendukung kebutuhan siswa sekaligus meningkatkan kualitas proses pendidikan.
“Untuk kegiatan hari ini ada dua, yaitu sosialisasi program kerja sekolah dan yang kedua pembagian seragam gratis untuk kelas I dari Pemerintah Kabupaten Raja Ampat,” ujar Musliadi.
Menurutnya, program bantuan seragam gratis dari pemerintah daerah telah berlangsung sejak tahun sebelumnya dan kembali dilanjutkan pada tahun ini. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu siswa dan orang tua, khususnya dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah.

Kepala SD Negeri 25 Moko, Kabupaten Raja Ampat, Musliadi, S.Pd., Gr.,
Adapun perlengkapan yang dibagikan meliputi seragam merah putih, seragam Pramuka, ikat pinggang, dasi, topi, kaus kaki putih dan hitam, serta sepatu.
Musliadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Raja Ampat atas perhatian yang diberikan kepada peserta didik melalui program tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah daerah yang telah memberikan bantuan seragam gratis. Bantuan ini betul-betul sangat bermanfaat bagi anak-anak dan membuat mereka lebih semangat lagi untuk bersekolah,” katanya.
Ia juga mengingatkan para siswa dan orang tua agar memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, seragam yang diberikan bukan sekadar bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan anak.

“Kepada anak-anak dan orang tua, saya harapkan seragam ini dipergunakan dengan baik. Jangan hanya diberikan tetapi tidak digunakan. Manfaatkan sebaik-baiknya sehingga bisa bermanfaat dan membuat anak-anak semakin semangat untuk belajar,” pesan Musliadi.
Selain pembagian seragam gratis, SD Negeri 25 Moko juga menghadirkan tiga mitra dalam kegiatan sekolah. Ketiganya berasal dari sektor kesehatan, perbankan, dan pendidikan numerasi.
Mitra pertama adalah Puskesmas yang memberikan sosialisasi terkait kesehatan dan imunisasi kepada siswa. Kehadiran Puskesmas diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta mengikuti program imunisasi.
Mitra kedua adalah Bank BRI melalui program Simpanan Pelajar (SimPel). Program tersebut diperkenalkan kepada siswa sebagai salah satu upaya membangun kebiasaan menabung sejak usia dini.

Musliadi menilai program SimPel sangat positif karena tidak hanya mengajarkan anak-anak untuk menabung, tetapi juga mengenalkan mereka pada kebiasaan hidup hemat dan mengelola keuangan secara sederhana sejak dini.
“Program ini sangat bagus sekali karena anak-anak bisa belajar hemat dan belajar bagaimana mengatur keuangan mereka sejak dini,” ungkapnya.
Sementara itu, mitra ketiga adalah SEMPOA, yang memberikan dukungan dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa. Program tersebut diharapkan dapat membantu peserta didik mengembangkan kemampuan berhitung dan pemahaman matematika dengan metode pembelajaran yang lebih menarik.
Kepala SD Negeri 25 Moko juga menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas, Bank BRI, dan SEMPOA yang telah bersedia menjadi mitra sekolah.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus terjalin dan memberikan dampak positif bagi perkembangan peserta didik maupun kemajuan sekolah secara keseluruhan.
“Kepada pihak BRI, Puskesmas, dan SEMPOA, saya ucapkan terima kasih banyak karena sudah mau bermitra dengan kami di sekolah. Semoga dengan adanya mitra-mitra ini dapat meningkatkan kemajuan pendidikan, terutama di SD Negeri 25 Moko,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak hanya membutuhkan peran sekolah, tetapi juga dukungan pemerintah daerah, orang tua, serta berbagai pihak yang menjadi mitra pendidikan.
Melalui bantuan seragam gratis, edukasi kesehatan, pembiasaan menabung sejak dini, hingga penguatan kemampuan numerasi, SD Negeri 25 Moko berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang semakin mendukung kebutuhan dan perkembangan siswa.












