RAJA AMPAT – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus dilakukan di Distrik Misool Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Salah satunya melalui rapat lintas sektor yang digelar UPT Puskesmas Dabatan bersama Kepala Distrik Misool Selatan, Selasa (11/8/2026).
Rapat tersebut menjadi forum koordinasi untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan, sekaligus merumuskan langkah bersama guna memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat di wilayah tersebut.
Kepala UPT Puskesmas Dabatan, Abdul Azies Soltief, SKM, mengatakan pelayanan publik yang baik tidak dapat diwujudkan hanya oleh satu pihak. Menurutnya, diperlukan koordinasi, kedisiplinan, komunikasi, serta komitmen bersama dari seluruh unsur yang terlibat.
“Pelayanan publik yang baik tidak lahir dari kerja satu pihak. Dibutuhkan koordinasi, kedisiplinan, komunikasi, dan komitmen bersama,” kata Abdul Azies.

Dalam rapat lintas sektor tersebut, sejumlah persoalan menjadi perhatian bersama. Pembahasan antara lain menyangkut kendala pelayanan dan operasional Puskesmas, kedisiplinan serta tanggung jawab pegawai, koordinasi antarinstansi, keterjangkauan pelayanan bagi masyarakat, hingga penguatan peran pemerintah dalam mendukung pembangunan kesehatan di tingkat distrik.
Menurut Abdul Azies, forum tersebut tidak sekedar menjadi tempat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan. Lebih dari itu, rapat diharapkan mampu menjadi ruang untuk menyatukan persepsi, mencari solusi, menetapkan langkah tindak lanjut, serta memperkuat komitmen seluruh pihak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia menegaskan, setiap persoalan yang muncul dalam pelayanan harus dicarikan jalan keluar secara bersama-sama. Begitu pula dengan tanggung jawab masing-masing pihak yang harus dijalankan secara disiplin dan profesional.
“Setiap persoalan harus dicarikan jalan keluar, setiap tanggung jawab harus dijalankan dengan disiplin, dan setiap pelayanan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Rapat lintas sektor juga dipandang penting dalam memperkuat komunikasi antara Puskesmas, pemerintah distrik, serta unsur terkait lainnya.

Koordinasi yang berjalan baik diharapkan dapat mempercepat penyelesaian berbagai kendala sekaligus memastikan pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara optimal.
Abdul Azies menyebut, peningkatan kualitas pelayanan harus dilakukan secara berkelanjutan. Evaluasi terhadap berbagai kendala di lapangan menjadi bagian penting untuk mengetahui kekurangan sekaligus menentukan langkah perbaikan ke depan.
“Tidak ada pelayanan yang sempurna tanpa evaluasi. Dari setiap kendala, kita belajar; dari setiap koordinasi, kita bergerak; dan dari setiap pelayanan, kita hadir untuk masyarakat,” katanya.
Ia berharap sinergi yang dibangun melalui rapat lintas sektor tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap pelayanan kesehatan di Distrik Misool Selatan.

Dari Misool Selatan, UPT Puskesmas Dabatan berkomitmen untuk terus membangun pelayanan yang lebih tertib, profesional, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Semangat tersebut dirangkum dalam komitmen bersama bersama berkoordinasi, bersama berbenah, dan bersama melayani. “UPT Puskesmas Dabatan melayani dengan hati,” pungkas Abdul Azies.












