RAJA AMPAT — Insiden kekerasan yang melibatkan pengemudi ojek kembali terjadi di Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Seorang driver ojek berbasis aplikasi Maxim mengalami luka setelah diduga dikejar dan hendak dipukul oleh oknum driver ojek lokal, yang berujung pada kecelakaan di jalan. Jumat, (1/5/2026).
Peristiwa tersebut bermula saat salah satu pelanggan memesan layanan ojek melalui aplikasi Maxim. Pesanan atas nama Enhal itu diterima oleh seorang driver bernama Ardiyan. Saat menjalankan order tersebut di wilayah Waisai, tiba-tiba muncul oknum driver ojek lokal yang diduga tidak terima dengan keberadaan layanan transportasi berbasis aplikasi di daerah tersebut.
Menurut keterangan korban, situasi memanas ketika oknum driver ojek lokal tersebut mengejar pengemudi Maxim dengan maksud melakukan pemukulan. Dalam kondisi tertekan dan berusaha menghindari kejaran, terjadi insiden kecelakaan yang mengakibatkan salah satu driver Maxim mengalami luka pada bagian kaki.

Korban luka diketahui bernama Sulfan. Ia saat ini tengah menjalani perawatan akibat cedera yang dialaminya. Sementara itu, Ardiyan, driver yang juga menjadi sasaran kejaran, berhasil menyelamatkan diri dengan melarikan diri dari lokasi kejadian.
“Yang kedua, Ardiyan sempat dikejar, tapi dia berhasil lari cepat,” ungkap pihak korban.
Pihak korban menyebut bahwa oknum driver ojek lokal yang terlibat dalam insiden tersebut telah dikenali. Meski demikian, identitas pelaku belum diungkapkan ke publik.
Rencananya, setelah mendapatkan perawatan medis, korban akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) guna diproses secara hukum.
Insiden ini menambah daftar panjang gesekan antara pengemudi ojek konvensional dan ojek berbasis aplikasi di sejumlah daerah, khususnya di wilayah yang belum memiliki regulasi yang jelas terkait operasional transportasi online.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait penanganan kasus tersebut. Aparat diharapkan dapat segera menindaklanjuti laporan guna mencegah terjadinya konflik serupa di kemudian hari serta menjamin keamanan para pengemudi di lapangan.
Writer: Dony Kumuai












