RAJA AMPAT – Ketua Gerakan Aksi Sosial Raja Ampat (GASRA), Muhammad Munzir, SH, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya di sektor kesehatan yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.
Hal tersebut disampaikan Munzir menyusul adanya salah satu warga Waisai, Bapak Maurits dari Kerukunan Kei, yang saat ini tengah menjalani perawatan medis di RSUD Raja Ampat dan membutuhkan dukungan bersama.
Munzir menjelaskan, Bapak Maurits tidak memiliki keluarga kandung di Waisai. Kondisi tersebut mendorong GASRA untuk bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama kerukunan Kei guna membantu seluruh proses pengurusan selama perawatan di rumah sakit.
“Kami hadir untuk memastikan saudara kita tidak sendiri. GASRA bersama kerukunan mengambil langkah nyata untuk membantu segala kebutuhan saat beliau menjalani perawatan,” ujar Munzir, Jumat (10/4/2026).
Ia menegaskan bahwa persoalan yang dialami Bapak Maurits bukanlah kasus tunggal, melainkan gambaran nyata masih adanya kesenjangan akses serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Sebagai bagian dari GASRA, kami tidak memandang suku, agama, ras, maupun golongan. Kami berdiri untuk kemanusiaan. Apa yang dialami saudara kita ini menjadi pengingat bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan bersama,” tegasnya.

Munzir juga menyoroti bahwa di tengah masyarakat masih terdapat warga yang hidup dalam keterbatasan, khususnya dalam akses terhadap layanan kesehatan. Menurutnya, kemampuan ekonomi tidak selalu sejalan dengan kepedulian sosial.
“Kita tidak bisa tinggal diam. Banyak yang mampu secara ekonomi, tetapi belum tentu semua terpanggil untuk berbagi. Karena itu, kepedulian sosial harus menjadi gerakan bersama,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak para pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah maupun dinas terkait, untuk memperkuat sinergi dengan komunitas sosial seperti GASRA yang selama ini aktif turun langsung ke lapangan.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan komunitas menjadi kunci agar bantuan dapat tepat sasaran serta menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Kami berharap stakeholder, khususnya pemerintah dan dinas terkait, dapat berkolaborasi bersama kami. Kami melihat langsung kondisi di lapangan, sehingga sinergi ini sangat penting agar setiap langkah benar-benar berdampak,” ujarnya.
GASRA sendiri dikenal sebagai komunitas sosial yang aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan di wilayah Raja Ampat, mulai dari bantuan kesehatan, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga penanganan kondisi darurat.
Melalui momentum ini, GASRA kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan solidaritas sosial demi mewujudkan kehidupan yang lebih layak dan berkeadilan bagi seluruh warga.
“Ini adalah panggilan kemanusiaan. Mari kita bersama-sama bergerak, saling membantu, dan memastikan tidak ada lagi saudara kita yang terabaikan,” tutup Munzir.
Writer: Doni Kumuai












