RAJA AMPAT – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Raja Ampat akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) guna membahas dan memperoleh penjelasan resmi terkait pengelolaan serta transparansi anggaran dalam penyelenggaraan AVC Beach Volleyball Tour Raja Ampat 2026.
Ketua DPRK Raja Ampat, Muhamad Taufik Sarasa, menyampaikan bahwa langkah RDP tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRK terhadap pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Hal ini disampaikan saat memberikan keterangan kepada media di Kantor DPRK Raja Ampat, Selasa (7/4/2026). Menurutnya, hingga saat ini DPRK belum menerima pemberitahuan resmi terkait adanya pergeseran anggaran yang diduga berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan internasional tersebut.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan event ini sebagai bagian dari upaya promosi daerah di tingkat internasional. Namun demikian, DPRK perlu memastikan bahwa seluruh proses penganggaran berjalan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
Ia menjelaskan, DPRK sebelumnya telah menyampaikan surat resmi kepada TAPD sebagai bagian dari upaya koordinasi dan permintaan klarifikasi. Namun, hingga kini dokumen terkait pemberitahuan pergeseran anggaran dimaksud belum diterima oleh DPRK.
Melalui RDP yang akan digelar, DPRK berharap dapat memperoleh penjelasan yang komprehensif dan terbuka dari TAPD, sehingga informasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat diluruskan secara objektif dan proporsional.
“Kami mendorong adanya keterbukaan informasi agar tidak menimbulkan persepsi yang beragam di masyarakat. Transparansi dan akuntabilitas menjadi hal penting dalam tata kelola pemerintahan yang baik,” tegasnya.
DPRK Raja Ampat menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi pengawasan secara optimal serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan strategis, termasuk event internasional yang membawa dampak positif bagi daerah.
Writer: Agustinus Guntur












