Wakil Bupati Raja Ampat Buka Trofeo Cup TKBM 2026, Laga Ekshibisi Berakhir Imbang 3-3

RAJA AMPAT — Wakil Bupati Raja Ampat Mansyur Syahdan, secara resmi membuka Turnamen Trofeo Cup TKBM Terumbu Karang Raja Ampat Tahun 2026 di Stadion Kalanafat, Kabupaten Raja Ampat, Jumat (9/10/2026). Turnamen ini menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat sepak bola sekaligus mempererat persaudaraan dan sportivitas di kalangan masyarakat.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Raja Ampat Petrus Rabu, dalam siaran pers yang diterima RajaAmpatNews.com, menjelaskan Pembukaan turnamen turut dimeriahkan laga ekshibisi antara PS Setda Kota Sorong melawan PS Setda Raja Ampat. Pertandingan yang berlangsung sengit dengan aksi saling menyerang itu berakhir imbang dengan skor 3-3.

Menariknya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sorong Amatus Turot, turut memperkuat PS Setda Raja Ampat. Ia bahkan langsung turun bermain sejak awal pertandingan, menambah semarak laga persahabatan antarpemerintah daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Raja Ampat menegaskan bahwa sepak bola bukan sekadar permainan yang mempertemukan dua tim di lapangan, melainkan juga menjadi sarana pembelajaran tentang disiplin, kerja sama, kejujuran, dan sikap saling menghormati.

“Sepak bola bukan sekadar permainan 11 orang mengejar bola. Sepak bola adalah sekolah kehidupan. Di lapangan kita belajar disiplin, kerja sama, kejujuran, dan menghormati lawan,” ujarnya.

Ia mengingatkan seluruh pemain agar bertanding dengan sepenuh hati, mengerahkan kemampuan terbaik, serta menjunjung tinggi sportivitas dan prinsip fair play. Menurutnya, kemenangan tidak seharusnya membuat pemain menjadi angkuh, sementara kekalahan harus diterima sebagai pelajaran untuk bangkit dan menjadi lebih baik.

“Juara sejati bukan hanya mereka yang mengangkat trofi, tetapi juga mereka yang mampu menjaga kehormatan permainan dan persaudaraan,” pesannya.

Wakil Bupati juga mengajak wasit dan perangkat pertandingan menjalankan tugas secara adil dan tegas. Sementara itu, para suporter diharapkan memberikan dukungan secara santun, tertib, dan damai sehingga turnamen dapat berlangsung aman serta menjadi hiburan positif bagi masyarakat.

Baca Juga  Pelayanan Kesehatan Jadi Perhatian, Puskesmas Dabatan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah turnamen tidak semata-mata diukur dari siapa yang keluar sebagai juara, tetapi juga dari bagaimana seluruh rangkaian pertandingan berlangsung dengan baik, aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyinggung harapan agar Piala Raja dapat kembali diselenggarakan pada tahun mendatang. Ia mengakui kondisi lapangan yang dipengaruhi musim kemarau menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan kegiatan olahraga saat ini.

Meski demikian, ia berharap turnamen sepak bola dapat terus menjadi agenda yang mendorong keterlibatan generasi muda sekaligus memperkenalkan Raja Ampat sebagai daerah yang memiliki potensi olahraga dan pariwisata.

“Bertanding sambil berwisata. Mari bertanding dengan penuh kegembiraan, menang dengan rendah hati dan kalah dengan kepala tegak,” pesannya kepada para peserta.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Melki Dimara, dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen tersebut diikuti sekitar 20 tim. Jumlah peserta itu melampaui rencana awal panitia yang semula hanya menargetkan delapan tim.

Menurut Melki, tingginya antusiasme peserta menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap sepak bola di Kabupaten Raja Ampat. Karena itu, Trofeo Cup TKBM diharapkan menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali kegiatan sepak bola setelah sempat vakum selama kurang lebih tiga tahun.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga, atas dukungan dan motivasi yang diberikan sehingga turnamen dapat terlaksana.
Melki berharap kegiatan tersebut dapat mendorong organisasi, komunitas, dan berbagai pihak untuk bersama-sama mengambil bagian dalam pembinaan serta pengembangan sepak bola di Raja Ampat.

Pembukaan turnamen diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan sambutan Wakil Bupati. Rangkaian seremoni kemudian ditandai dengan pemukulan tifa oleh Wakil Bupati sebagai simbol resmi dimulainya Trofeo Cup TKBM Terumbu Karang Raja Ampat Tahun 2026.

Baca Juga  Wujudkan Siswa Berprestasi, Pemkot Sorong Gelar Festival Lomba Seni Siswa Nasional

Melalui turnamen ini, panitia berharap semangat olahraga sepak bola kembali tumbuh di Raja Ampat, sekaligus memperkuat kebersamaan antarkomunitas dan pemerintah daerah.