SORONG — Sebanyak 11 kandidat Calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Daya yang dinyatakan lolos seleksi administrasi siap mengikuti tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPT Madya) Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya.
Semangat kebersamaan dan sportivitas ditunjukkan para kandidat saat berkumpul di Media Centre Provinsi Papua Barat Daya, Kamis (8/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menegaskan komitmen bersama agar seluruh proses seleksi berlangsung secara terbuka, objektif, transparan, dan sehat.
Sebelas kandidat yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya yakni Sellvyana Sangkek, George Yarangga, Jhoni Way, Ferdinandus Taa, Origenes Ijie, Julian Kelly Kambu, Suardi Thamal, Suprijono, Viktor Fransiskus Salossa, Halassonso Fransisco Sinurat, dan Adolf Kambuaya.
Para kandidat sepakat bahwa proses seleksi bukan semata-mata mengenai persaingan antarcalon, tetapi merupakan bagian dari proses untuk mendapatkan sosok yang nantinya dipercaya mengemban tugas sebagai Sekda Provinsi Papua Barat Daya.
“Kompetisi ini bukan soal siapa menang dan siapa kalah, melainkan proses mencari pemimpin terbaik untuk melayani masyarakat Papua Barat Daya. Siapapun yang terpilih, itu adalah kemenangan kita semua,” demikian semangat yang disampaikan bersama para kandidat.
Komitmen tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya menjaga suasana kompetisi yang sehat selama seluruh rangkaian seleksi berlangsung. Para kandidat diharapkan dapat mengikuti setiap tahapan dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, objektivitas, serta ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia seleksi.
Seleksi terbuka JPT Madya Sekda Papua Barat Daya menjadi salah satu tahapan penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di provinsi tersebut. Proses ini diharapkan dapat menghasilkan pejabat yang mampu mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan publik secara profesional dan berintegritas.
Seluruh tahapan seleksi selanjutnya akan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Dengan semangat kebersamaan yang telah ditunjukkan sejak tahap awal, proses seleksi Sekda Papua Barat Daya diharapkan berjalan lancar dan memberikan ruang yang adil bagi seluruh kandidat untuk menunjukkan kapasitas serta pengalaman masing-masing.
Pada akhirnya, siapapun yang terpilih akan mengemban tanggung jawab besar dalam mendukung roda pemerintahan dan pembangunan Provinsi Papua Barat Daya ke depan.












