Bupati Herybertus Nabit Lantik 9 Camat Baru, Tekankan Kehadiran 24 Jam di Tengah Masyarakat

RUTENG – Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, resmi melantik sembilan pejabat administrator sebagai camat dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai, Kamis (23/4/2026). Pelantikan ini sekaligus dirangkaikan dengan pengukuhan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan di lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai.

Pelantikan tersebut menandai penegasan peran strategis camat, yang tidak hanya sebagai pimpinan organisasi pemerintahan di tingkat kecamatan, tetapi juga sebagai pemimpin wilayah yang dituntut hadir langsung di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Herybertus Nabit menegaskan bahwa jabatan camat memiliki karakteristik khusus. Selain sebagai pejabat administrator eselon III, camat juga berfungsi sebagai pemimpin wilayah yang bertanggung jawab atas dinamika sosial kemasyarakatan.

“Camat ini agak berbeda karena dia memimpin organisasi sekaligus memimpin wilayah. Itu yang membuat perannya menjadi sangat strategis,” ujarnya.

Bupati menekankan bahwa ukuran keberhasilan camat bukan terletak pada kesempurnaan, melainkan pada dedikasi dan kehadiran nyata di lapangan. Ia bahkan mewajibkan para camat untuk berdomisili di wilayah tugas masing-masing guna memastikan kehadiran pemerintah, terutama dalam situasi darurat.

“Saya tidak menuntut kesempurnaan. Yang saya tuntut adalah kerja keras dan kerja cerdas. Itu hanya bisa terjadi kalau kita ada di lapangan 24 jam,” tegasnya.

Menurutnya, kehadiran fisik seorang pemimpin menjadi simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Dalam situasi bencana maupun persoalan sosial, pemerintah harus hadir lebih dahulu meskipun solusi belum sepenuhnya tersedia.

“Mungkin kita belum datang dengan solusi, tetapi setidaknya pemerintah sudah ada di situ,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Heribertus menginstruksikan para camat untuk segera membangun koordinasi lintas sektor, termasuk dengan tokoh Agama, unsur TNI seperti Danramil dan Babinsa, serta aparat kepolisian melalui Kapolsek, guna mempercepat penyelesaian persoalan di tingkat kecamatan.

Baca Juga  Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat Salurkan 20 Ekor Sapi Kurban untuk Umat Muslim

Selain itu, para camat juga dibebankan sejumlah tugas prioritas, di antaranya memastikan kesiapan lahan untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDM) di setiap desa, serta mempersiapkan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang direncanakan berlangsung pada Oktober atau November 2026.

Kepada jajaran TP PKK Kecamatan yang baru dilantik, Bupati menitipkan peran penting dalam mendukung program pembangunan berbasis keluarga, khususnya dalam penanganan stunting, pengelolaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), penguatan UMKM, serta optimalisasi layanan Posyandu.

“Tugas berat kita adalah menurunkan angka stunting, angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB). Ini harus dikerjakan bersama-sama,” ujarnya.

Berdasarkan Keputusan Bupati Manggarai Nomor 152 Tahun 2026, berikut sembilan camat yang resmi dilantik:

  1. Rita Udin, SP – Camat Reok
  2. Yosef Soni, S.T. – Camat Satar Mese Barat
  3. Heribertus Wahang Ganar, S.STP., M.Tr.I.P. – Camat Cibal
  4. Repartus Moreno Arianto Aman, S.IP – Camat Lelak
  5. Florentinus Laus Hadi, S.Pd – Camat Reok Barat
  6. Gabriel Egor, S.IP – Camat Rahong Utara
  7. Sebastianus Jandu, S.Pt – Camat Ruteng
  8. Yohanes Paulus Jenahat, S.Pt – Camat Satar Mese
  9. Damianus Jemparu, S.ST – Camat Wae Ri’i

Menutup arahannya, Bupati mengimbau agar seluruh pejabat yang dilantik tidak menggelar perayaan berlebihan. Ia meminta para camat segera kembali ke wilayah tugas masing-masing untuk mulai bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Tidak perlu euforia berlebihan. Segera kembali ke kecamatan, karena masyarakat sudah menunggu pelayanan kita,” pungkasnya

Wtiter: Agustinus Guntur