Masyarakat Kampung Kalwal Keluhkan Aktivitas Kapal Jaring di Wilayah Tangkap Tradisional

RAJA AMPAT— Masyarakat di Kampung Kalwal, Distrik Salawati Barat, Kabupaten Raja Ampat, menyampaikan keluhan dan meminta perhatian serius dari pihak berwenang terkait maraknya aktivitas kapal jaring yang beroperasi di wilayah tangkap nelayan setempat. Minggu,(10/5/2026).

Warga menyebutkan, sedikitnya sekitar 15 kapal jaring terlihat beroperasi di perairan depan Kampung Kalwal dan sekitarnya dalam beberapa waktu terakhir. Aktivitas penangkapan ikan tersebut dinilai telah memasuki area tangkap tradisional masyarakat yang selama ini menjadi sumber utama mata pencaharian warga pesisir.

Kampung Kalwal yang berada di bagian barat Pulau Salawati dan berhadapan langsung dengan wilayah Misool dikenal sebagai kawasan yang sebagian besar masyarakatnya bergantung pada hasil laut. Kehadiran kapal-kapal jaring berskala besar itu dikhawatirkan dapat mengurangi hasil tangkapan nelayan tradisional serta mengancam keberlanjutan sumber daya perikanan di wilayah tersebut.

Masyarakat meminta pemerintah dan aparat terkait segera turun tangan melakukan pengawasan dan penertiban terhadap aktivitas kapal jaring yang beroperasi di wilayah tersebut. Warga berharap ada langkah nyata guna melindungi hak nelayan tradisional serta menjaga ekosistem laut Raja Ampat yang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan konservasi laut dunia.

Permintaan perhatian itu ditujukan kepada sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat Daya, BLUD UPTD KKP Raja Ampat, Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Papua Barat Daya, Sat Airud Polres Raja Ampat, serta PSDKP Sorong.

Masyarakat  setempat berharap adanya patroli dan pemantauan langsung di lokasi agar aktivitas penangkapan ikan tetap berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat lokal.

“Kami hanya berharap ada perhatian dan tindakan dari pihak berwenang agar nelayan tradisional tetap bisa mencari nafkah di laut kami sendiri,” ungkap salah satu warga Kampung Kalwal.

Baca Juga  Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Kawanua Raja Ampat Jadi Momentum Pererat Toleransi dan Silaturahmi

Masyarakat juga berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dapat memastikan aktivitas penangkapan ikan di wilayah perairan Raja Ampat berjalan sesuai ketentuan, demi menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir dan kelestarian laut Papua Barat Daya.

Writer : Dony Kumuai