RAJA AMPAT — Pemerintah Kabupaten Raja Ampat memberangkatkan 18 jamaah untuk menunaikan ibadah umroh tahun 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memfasilitasi kehidupan keagamaan sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat.
Sebanyak 18 jamaah yang diberangkatkan terdiri atas 14 orang dari unsur masyarakat serta empat orang dari kalangan pegawai dan pensiunan. Rombongan dijadwalkan berangkat dari Waisai menuju Sorong pada 6 November 2026, dilanjutkan ke Jakarta pada 7 November, sebelum bertolak ke Arab Saudi pada 8 November 2026.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Raja Ampat, Rafael Umpes, dalam laporannya menjelaskan bahwa pemberangkatan tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Kabupaten Raja Ampat Tahun Anggaran 2026.
Program ini diarahkan untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah, sekaligus memperkuat kehidupan keagamaan di Kabupaten Raja Ampat.
Dalam sambutan Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, S.IP., MM., M.Ec.Dev., yang dibacakan Wakil Bupati Mansyur Syahdan, pemerintah daerah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci.
Bupati menilai kesempatan tersebut merupakan anugerah yang patut disyukuri. Terlebih, bagi masyarakat Raja Ampat yang berada di wilayah kepulauan, perjalanan menuju Tanah Suci membutuhkan persiapan, pengorbanan, serta kesiapan fisik dan mental.
Ia mengingatkan bahwa ibadah umroh bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan keikhlasan, kesabaran, dan keteguhan hati.
Karena itu, Bupati menitipkan empat pesan kepada para jamaah. Pertama, menjaga kesehatan dan stamina selama perjalanan maupun saat menjalankan seluruh rangkaian ibadah. Kedua, mengikuti arahan pembimbing dan pimpinan rombongan serta saling membantu, terutama kepada jamaah lanjut usia.
Ketiga, menjaga akhlak, kesabaran, dan persaudaraan serta membawa nama baik Kabupaten Raja Ampat dan Indonesia. Keempat, memanfaatkan kesempatan di Tanah Suci untuk mendoakan keluarga, masyarakat, dan daerah agar senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, dan kesejahteraan.
Bupati juga berharap para jamaah dapat membawa nilai-nilai positif sepulang dari Tanah Suci dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing, terutama dalam kehidupan beragama, kejujuran, kepedulian sosial, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.
“Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, sesuai kewenangan, akan terus mendukung kelancaran perjalanan ibadah masyarakat bersama Kementerian Agama dan seluruh pihak terkait,” demikian pesan Bupati dalam sambutan tersebut.
Sementara itu, perwakilan jamaah menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, khususnya Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh jajaran, atas perhatian serta dukungan yang diberikan sehingga mereka memperoleh kesempatan menunaikan ibadah umroh.
Melalui program tersebut, Pemkab Raja Ampat berharap dukungan terhadap kehidupan keagamaan masyarakat dapat terus diperkuat sebagai bagian dari pembangunan masyarakat yang beriman, rukun, dan sejahtera.












