Waisai, RajaAmpatNews – Warga Kelurahan Waisai Kota dan Kelurahan Sapordanco, Kabupaten Raja Ampat, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polres Raja Ampat atas respons cepat dalam menangani aksi balapan liar yang selama beberapa bulan terakhir meresahkan masyarakat.
Aksi balapan liar yang kerap terjadi pada malam hari di sejumlah ruas jalan dalam wilayah Kota Waisai dinilai sangat mengganggu ketertiban umum. Selain menimbulkan kebisingan, aktivitas tersebut juga membahayakan keselamatan pengguna jalan lain, termasuk pejalan kaki dan warga yang melintas.
“Alhamdulillah, kami masyarakat Waisai Kota dan Sapordanco mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Raja Ampat dan seluruh anggota yang sudah bergerak cepat. Sudah beberapa bulan ini balapan liar sangat meresahkan kami,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat. Minggu. (22/2/2026).
Dalam penertiban yang dilakukan aparat, satu unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aksi balapan liar telah berhasil diamankan. Warga berharap langkah tegas tersebut dapat terus berlanjut sehingga kendaraan lain yang terlibat juga dapat ditindak sesuai aturan yang berlaku.

“Semoga motor-motor lainnya juga segera diamankan dan ditahan agar memberikan efek jera. Kami ingin Waisai tetap aman dan tentram,” tambah warga lainnya.
Pihak kepolisian sebelumnya telah menerima sejumlah laporan dan keluhan masyarakat terkait maraknya balapan liar di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, personel melakukan patroli rutin dan pengawasan di titik-titik yang kerap dijadikan lokasi balapan.
Langkah cepat yang diambil aparat mendapat dukungan luas dari masyarakat.
Warga berharap penertiban ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ibu kota Kabupaten Raja Ampat.
Dengan adanya tindakan tegas dari kepolisian, masyarakat berharap situasi kamtibmas di Waisai dan sekitarnya semakin kondusif, sehingga aktivitas warga dapat berjalan dengan nyaman tanpa gangguan balapan liar.
Writer: Dony Kumuai













