Waisai, Raja Ampat News— Sebanyak 10 negara dengan total 43 tim dipastikan ambil bagian dalam ajang internasional Asian Volleyball Confederation (AVC) Beach- Tour Raja Ampat 2026 yang akan digelar pada 6–9 April 2026 di Pantai WTC, Kota Waisai.
Dari jumlah tersebut, terdiri dari 22 tim putra dan 21 tim putri yang akan bersaing dalam turnamen voli pantai bergengsi di kawasan Asia-Pasifik.
Negara-negara peserta yakni Indonesia, Thailand, Filipina, New Zealand, Iran, Hongkong, Kazakhstan, Jepang, dan Australia, menjadikan Raja Ampat sebagai tuan rumah event olahraga internasional yang menyedot perhatian dunia.
Pemerintah Kabupaten Raja Ampat bersama panitia pelaksana memastikan kesiapan penyelenggaraan terus dimatangkan. Berbagai aspek menjadi fokus, mulai dari pembangunan lapangan, akomodasi atlet, hingga dukungan teknis dan pelayanan bagi peserta internasional.
Dalam rapat yang dipimpin langsung Bupati Raja Ampat, Orideko I Burdam, S.IP., MM., M.Ec.Dev, di Aula Wayag Kantor Bupati Raja Ampat, Rabu (25/3/2026), ditegaskan bahwa seluruh persiapan harus diselesaikan secara maksimal.
“Kita harus bergerak cepat. Semua persiapan harus tuntas sebelum pelaksanaan agar event ini berjalan sukses,” tegas Bupati.
Bupati juga menyoroti progres pembangunan lapangan di Pantai WTC yang masih perlu dipacu hingga mencapai kesiapan penuh.
“Kalau tidak kita kejar, tidak akan selesai. Bila perlu lembur, supaya sebelum pelaksanaan semuanya sudah siap,” ujarnya.
Selain kesiapan lapangan, Bupati menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh, mulai dari akomodasi atlet, penerimaan tamu, hingga pengamanan lokasi serta pengaturan akses di sekitar area kegiatan.
“Jangan sampai persiapan kita tidak matang dan memberikan penilaian yang tidak baik bagi Raja Ampat. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menilai event ini memiliki peran strategis dalam mendorong Raja Ampat sebagai destinasi wisata kelas dunia.
“Event ini sangat penting untuk memperkenalkan Raja Ampat ke dunia. Jika sukses, dampaknya akan besar terhadap pariwisata dan investasi ke depan,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Raja Ampat, Paul Karel Mayor, ST, menyampaikan bahwa tim PBVSI Pusat telah meninjau langsung kesiapan lapangan di Pantai WTC.
“Hasil peninjauan menunjukkan kualitas pasir sudah sangat baik untuk pertandingan voli pantai. Saat ini proses penyiapan terus kami kejar,” jelasnya.
Ia menambahkan, tim-tim peserta dijadwalkan mulai tiba di Kota Waisai pada awal April 2026, yakni antara tanggal 2 hingga 4 April.
“Rencana kedatangan tim berlangsung mulai 2 sampai 4 April. Selanjutnya akan dilaksanakan technical meeting dan opening ceremony yang dirangkaikan dengan welcome dinner pada 5 April 2026,” ujar Paul Karel Mayor di Waisai, Sabtu (28/3/2026).
Ia menjelaskan, welcome dinner tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian pembukaan, tetapi juga sebagai momen penyambutan resmi dari Pemerintah dan masyarakat Raja Ampat kepada seluruh peserta dari berbagai negara.
“Di momen itu sekaligus menjadi ajang penyambutan dan penyampaian ucapan selamat datang secara resmi dari Pemerintah dan masyarakat Raja Ampat kepada seluruh kontingen,” jelasnya.
Lebih lanjut, panitia melalui seksi terkait telah melakukan pendataan dan penyiapan akomodasi bagi seluruh kontingen, baik di Kota Waisai maupun di sejumlah resort di sekitarnya.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan pihak transportasi laut, termasuk operator kapal KM Express yang melayani rute Sorong–Waisai, guna memastikan kelancaran mobilisasi peserta menuju lokasi kegiatan.
Di sisi lain, Sekretaris Panitia, Richardo Umkeketony, S.STP, melaporkan bahwa panitia telah menyiapkan 16 tenaga penerjemah untuk mendampingi kontingen dari berbagai negara peserta.
“Kami akan memilih 10 orang untuk mendampingi masing-masing negara peserta,” ujarnya.
Panitia juga menyiapkan berbagai strategi untuk meningkatkan kenyamanan peserta sekaligus mempromosikan potensi wisata Raja Ampat, termasuk penawaran paket wisata bagi atlet dan ofisial.
Selain itu, konsep pembukaan dan gala dinner tengah dimatangkan, serta penampilan atraksi seni dan budaya lokal akan disiapkan untuk mengisi jeda pertandingan.
Sebelumnya, Kasie Voli Pantai PP PBVSI, Slamet Mulyanto, menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh dalam penyelenggaraan event internasional.
“Bukan hanya pertandingan, tetapi pelayanan kepada peserta harus maksimal, mulai dari lapangan, akomodasi, konsumsi hingga transportasi,” ujarnya.
Ia juga menilai kesiapan tersebut menjadi kunci dalam membangun citra positif Raja Ampat di mata dunia sekaligus mendorong promosi pariwisata daerah.
Panitia optimistis, dengan sinergi seluruh pihak dan dukungan pemerintah daerah, AVC Beach Volleyball Tour Raja Ampat 2026 dapat terselenggara dengan sukses sekaligus memperkuat posisi Raja Ampat sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.
Writer: Petrus Rabu












