RSUD Tipe C Raja Ampat Capai Progres Signifikan, Simbol Kemajuan Layanan Kesehatan Daerah

Ket: Direktur RSUD Raja Ampat, Meidi L. Maspaitella, S.Gz, MM (tengah) didampingi staf saat meninjau proses pembangunan RSUD Tipe C Raja Ampat, Rabu (12/11/2025)/Foto: Petrus Rabu
Ket: Direktur RSUD Raja Ampat, Meidi L. Maspaitella, S.Gz, MM (tengah) didampingi staf saat meninjau proses pembangunan RSUD Tipe C Raja Ampat, Rabu (12/11/2025)/Foto: Petrus Rabu
banner 120x600

Pengecoran lantai II telah rampung dan persiapan menuju lantai III tengah berlangsung. Pembangunan ditargetkan mencapai 85 persen pada akhir Desember 2025.

WAISAI, RajaAmpatNews — Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C Raja Ampat terus menunjukkan progres signifikan. Hingga Rabu (12/11/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61, proses pembangunan telah mencapai lantai III dan ditargetkan rampung 85 persen pada akhir Desember 2025.

Direktur RSUD Raja Ampat, Meidi L. Maspaitella, S.Gz, MM, menjelaskan bahwa struktur bangunan utama saat ini sudah mencapai tahap pengecoran lantai II dan tengah bersiap naik ke lantai III. Ia menyebutkan, pembangunan yang awalnya dirancang tiga lantai kini bertambah menjadi empat lantai untuk menampung ruang mesin pendingin udara (AC) dan instalasi pendukung lainnya.

“Sekarang sudah proses naik ke lantai III. Ternyata bangunan ini bukan hanya tiga lantai, tapi sampai empat lantai. Lantai empat nanti akan digunakan untuk mesin-mesin AC. Target kami pada 5 Desember 2025 dilakukan topping off, dan sebelum 22 Desember progresnya sudah mencapai 85 persen,” jelas Meidi kepada RajaAmpatNews.com di ruang kerjanya.

Lebih lanjut, Meidi menyampaikan bahwa Bupati Raja Ampat telah menjadwalkan peresmian RSUD Tipe C pada Mei 2026, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kabupaten Raja Ampat. Momen itu juga akan menandai peluncuran layanan unggulan rumah sakit tersebut.

“Pak Bupati sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan KSP untuk peresmian di bulan Mei 2026. Pada saat itu, kami juga akan menampilkan layanan unggulan RSUD Raja Ampat,” ujarnya.

Meidi menyebut pembangunan RSUD Tipe C ini merupakan berkat besar bagi masyarakat Raja Ampat, yang selama ini masih bergantung pada layanan kesehatan di Kota Sorong.

Ket: Direktur RSUD Raja Ampat, Meidi L. Maspaitella, S.Gz, MM saat meninjau proses pembangunan RSUD Tipe C Raja Ampat, Rabu (12/11/2025)/Foto: Petrus Rabu

“Bagi saya, rumah sakit ini adalah hadiah dari Tuhan untuk masyarakat Raja Ampat. Harapannya, masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Sorong saat sakit. Kami ingin rumah sakit ini memiliki fasilitas lengkap, SDM yang memadai, dan mampu menjawab kebutuhan kesehatan, bahkan melayani daerah sekitar,” kata Meidi.

Ia menambahkan, RSUD Raja Ampat juga menjadi perwakilan Papua Barat dan Papua Barat Daya dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), bagian dari program strategis nasional pemerintahan Presiden Prabowo.

“Rumah sakit ini adalah salah satu proyek PHTC yang mewakili Papua Barat dan Papua Barat Daya. Kami ingin menjadi contoh bagi daerah lain,” tambahnya.


Fokus SDM dan Pelayanan

Selain pembangunan fisik, Meidi menegaskan bahwa pihaknya juga menyiapkan tiga fokus utama: infrastruktur, sumber daya manusia (SDM), dan kualitas pelayanan.

“Bangunannya hampir selesai, tapi SDM masih menjadi tantangan. Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan agar ada penugasan khusus untuk Raja Ampat, mengingat rumah sakit ini diperuntukkan bagi wilayah Papua,” ungkapnya.

Jika masih ada kekurangan tenaga medis maupun nonmedis, RSUD Raja Ampat berencana menjalin kerja sama dengan lembaga akademik dan rumah sakit besar untuk pendampingan dan transfer keahlian.

“Kami berharap bisa mendapatkan pendampingan dari RS Gatot Subroto. Rumah sakit itu sudah banyak mendampingi daerah lain hingga berhasil. Ini bagian dari percepatan, dan kami siap berlari untuk mengejar itu,” ujarnya optimistis.

Sementara itu, untuk kelengkapan peralatan medis, Meidi memastikan seluruh kebutuhan sudah siap dan tinggal menunggu selesainya pembangunan gedung untuk segera dipasang dan difungsikan.

Dengan progres yang cepat dan dukungan penuh dari pemerintah daerah maupun pusat, RSUD Tipe C Raja Ampat diharapkan menjadi simbol kemajuan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan dan menjadi rumah sakit rujukan bagi masyarakat Papua Barat Daya.

Writer: Petrus Rabu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *