Wujudkan Data Berkualitas, BPS Raja Ampat Lakukan Pembinaan Statistik Sektoral

FOTO: Kepala BPS Raja Ampat, Ir.Nurhaida Sirun (kiri ketiga depan) bersama peserta pembinaan Data Statistik Sektoral dari Perwakilan OPD di Lingkungan Pemda Raja Ampat/RajaAmpatNews
FOTO: Kepala BPS Raja Ampat, Ir.Nurhaida Sirun (kiri ketiga depan) bersama peserta pembinaan Data Statistik Sektoral dari Perwakilan OPD di Lingkungan Pemda Raja Ampat/RajaAmpatNews
banner 120x600

Waisai, RajaAmpatNews–  Badan Pusat Statistik (BPS) Raja Ampat melakukan pembinaan Statistik Sektoral kepada sejumlah Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di Lingkungan Pemda Raja Ampat, Kamis,(14/3/2024).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor BPS Raja Ampat, Distrik Kota Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat tersebut dibuka Kepala BPS Raja Ampat, Ir. Nurhaida Sirun dan dihadiri para pejabat perwakilan tujuh OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.

Nurhaida Sirun menjelaskan Badan Pusat Statistik memiliki tugas utama sebagai pembina data statistik dalam penyelenggaraan Satu Data Indonesia sebagaimana amanat Perpres No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

“Sebagai pembina data statistik, BPS memiliki tanggung jawab untuk dapat memastikan penyelenggaraan statistik sektoral menghasilkan data yang berkualitas,” ujarnya.

Diakuinya, data-data tersebut harus mengikuti Standar Data, memiliki Metadata, memenuhi kaidah Interoperabilitas serta harus menggunakan kode referensi dan/atau data induk.

Terkait penyelenggaraan statistic sector baik di kementerian atau Lembaga serta pemerintah daerah maka setiap tahunnya akan dilakukan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) yang hasil kegiatannya berupa nilai IPS (Indeks Pembangunan Statistik) yang mengindikasikan seberapa implementasi kegiatan statistik sektoral.

“Hari ini kita melaksanakan pembinaan statistik sektoral, yang tujuannya bukan hanya bagaimana cara menghasilkan data yang berkualitas, tetapi juga sebagai jembatan bagi pemerintah daerah menghadapi  kegiatan evaluasi (EPSS) nantinya,” ujarnya.

Usai membuka kegiatan,  Nurhaida Sirun kepada Infopublik menjelaskan  untuk tahun 2024, BPS Raja Ampat menargetkan 16 OPD di Lingkungan Raja Ampat untuk dilakukan pendampingan dan pembinaan data sektoral.

“Yang hadir hari ini ada tujuh OPD. Berarti masih ada Sembilan OPD yang masuk dalam target pembinaan triwulan berikutnya,” ujarnya.

Dirinya berharap kegiatan pembinaan dan pendampingan yang dilaksanakan sejak tahun 2021 tersebut membawa manfaat bagi pembangunan statistic sectoral di Raja Ampat.

“Diharapkan teman-teman yang ikut kegiatan ini bisa menyampaikan atau menerapkan apa yang mereka dapat disini dan memperbaiki mekanisme pengumpulan data sectoral di OPDnya masing-masing,” ujarnya.

Adapun tujuh OPD yang mengikuti kegiatan pembinaan Statistik Sektoral tersebut antara lain  Dinas Tenaga Kerja dan Transmingrasi, Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten  Raja Ampat. (Petrus Rabu/R4News)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

<p>You cannot copy content of this page</p>