TKBM Waisai Punya Nahkoda Baru, Fokus pada Kesejahteraan dan Jaminan Pekerja

RAJA AMPAT – Alfredo Rumbiak resmi terpilih secara demokratis sebagai Ketua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Terumbu Karang Mandiri Pelabuhan Waisai untuk periode yang baru. Sabtu,(4/4/2026).

Dalam kepemimpinannya, Alfredo menegaskan komitmen kuat untuk melakukan pembenahan menyeluruh, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan para anggota TKBM yang selama ini dinilai masih belum optimal.

Dalam pernyataannya kepada media, Alfredo Rumbiak menegaskan bahwa langkah awal yang akan menjadi prioritas utama adalah perbaikan kesejahteraan anggota koperasi. Ia mengakui bahwa selama ini pendapatan koperasi masih tergolong minim dan belum mampu memberikan dampak signifikan bagi para buruh bongkar muat di Pelabuhan Waisai.

“Kami melihat bahwa kondisi saat ini, pendapatan koperasi masih sangat minim. Ini menjadi perhatian utama kami. Ke depan, kami akan berupaya agar koperasi TKBM ini bisa berkembang dan sejajar dengan koperasi-koperasi lain yang sudah lebih maju,” ujarnya.

Selain itu, Alfredo juga menyoroti pentingnya jaminan sosial bagi para pekerja. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak anggota TKBM yang belum terakomodasi dalam program jaminan sosial seperti BPJS Ketenagakerjaan. Padahal, pekerjaan bongkar muat di pelabuhan memiliki risiko tinggi yang membutuhkan perlindungan maksimal.

“Persoalan jaminan sosial ini sangat krusial. Kami melihat masih ada anggota yang belum mendapatkan haknya secara penuh, terutama terkait BPJS Ketenagakerjaan. Ini menjadi prioritas kami untuk memastikan seluruh anggota bisa terdaftar dan mendapatkan perlindungan yang layak,” tegasnya.

Menurut Alfredo, upaya tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan membangun koordinasi bersama pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi teknis. Ia menekankan bahwa perlindungan tenaga kerja bukan hanya kewajiban moral, tetapi juga bagian dari hak dasar pekerja yang harus diperjuangkan.

Baca Juga  Tingkatkan Kapasitas SDM, Dinas Koperasi dan UMK Raja Ampat melakukan Pendidikan dan Pelatihan.

Di sisi lain, Alfredo juga menanggapi berbagai persepsi yang berkembang di masyarakat terkait kinerja TKBM di Pelabuhan Waisai. Ia menegaskan bahwa selama ini TKBM Raja Ampat dikenal sebagai salah satu yang tertib, aman, dan profesional dalam menjalankan aktivitas di pelabuhan.

“TKBM di Raja Ampat ini dikenal baik, tertib, dan mampu menjaga situasi pelabuhan tetap aman dan nyaman. Kita harus ingat bahwa Waisai adalah kota wisata, sehingga ketertiban dan pelayanan menjadi prioritas utama kami,” jelasnya.

Ia juga menyayangkan adanya opini negatif yang dinilai dapat merusak citra dan moralitas para pekerja TKBM. Alfredo mengimbau masyarakat agar menyampaikan setiap keluhan atau informasi secara langsung kepada pengurus resmi koperasi, sehingga dapat ditangani secara tepat.

“Kami memiliki struktur organisasi yang jelas dan lengkap. Jika ada persoalan, silakan disampaikan langsung kepada kami. Jangan sampai berkembang opini yang justru menjatuhkan moralitas pekerja TKBM,” katanya.

Lebih lanjut, Alfredo menegaskan pentingnya penghargaan terhadap profesi buruh bongkar muat. Ia meminta agar masyarakat tidak memandang rendah pekerjaan tersebut, mengingat peran strategis TKBM dalam mendukung aktivitas logistik dan perekonomian daerah, khususnya di wilayah kepulauan seperti Raja Ampat.

Dalam agenda ke depan, Alfredo juga menyoroti pentingnya pengesahan tarif resmi bagi buruh TKBM melalui regulasi pemerintah daerah. Selama ini, menurutnya, ketidakjelasan tarif sering menimbulkan polemik antara pekerja dan pihak pengusaha.

“Kami akan mengusulkan agar tarif upah buruh ini bisa ditetapkan secara resmi melalui peraturan daerah. Dengan begitu, tidak ada lagi perdebatan atau kesalahpahaman di lapangan. Ini penting untuk memberikan kepastian bagi semua pihak,” ungkapnya.

Ia menambahkan, langkah tersebut akan dilakukan melalui kerja sama erat dengan dinas terkait, seperti Dinas Koperasi dan Dinas Tenaga Kerja, guna memastikan kebijakan yang dihasilkan berpihak pada kesejahteraan pekerja sekaligus menjaga stabilitas usaha.

Baca Juga  Organisasi Gerbang Resmi Daftarkan Diri di Kesbangpol Raja Ampat, Siap Bergerak Bangkitkan Daerah

“Sinergi dengan pemerintah daerah sangat penting. Kami ingin berjalan bersama, agar seluruh kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat bagi anggota TKBM dan mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya.  

Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan Koperasi TKBM Terumbu Karang Mandiri Pelabuhan Waisai mampu bertransformasi menjadi lembaga yang lebih profesional, berdaya saing, serta mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya secara berkelanjutan.

Writer: Dony Kumuai