Tim Percepatan dan Pemkab Raja Ampat Gelar Rakor Nasional Dorong Percepatan Pembangunan Pariwisata

JAKARTA, Raja Ampat News — Tim Percepatan Pembangunan Papua bersama Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menggelar rapat koordinasi (rakor) nasional lintas kementerian di Jakarta, Selasa (31/3/2026), guna mendorong percepatan pembangunan pariwisata Raja Ampat yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis konservasi. 

Rakor yang berlangsung di Hotel Ashley Wahid Hasyim, Jakarta Pusat ini dipimpin oleh Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Vernando Wanggai, bersama Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam.

Melibatkan jajaran Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, khususnya pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Percepatan Pembangunan Papua, perwakilan kementerian/lembaga (K/L), dan pihak swasta yang diundang untuk mendukung percepatan pembangunan Papua, terutama di wilayah Raja Ampat.

Adapun perwakilan kementerian dan lembaga yang hadir antara lain Bappenas, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), bersama sejumlah kementerian terkait lainnya yang mendukung visi dan misi pembangunan Bupati Raja Ampat.

Sebagai bagian dari persiapan, para pimpinan OPD telah mengikuti pra-diskusi internal bersama Bupati pada Senin (30/3/2026) di lokasi yang sama guna mempermudah koordinasi dan memperkuat konsolidasi lintas sektor.

Dalam sambutannya, Velix Vernando Wanggai menegaskan bahwa pembangunan Raja Ampat kini berada dalam kerangka kebijakan nasional yang semakin kuat dan terarah. Ia menyebutkan setidaknya empat payung regulasi utama yang menjadi landasan percepatan pembangunan Papua dan Raja Ampat.

“Secara besar kita berada dalam kerangka RPJMN. Selain itu, terdapat Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2023 tentang Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua 2022–2041 sebagai grand design pembangunan Papua ke depan,” ujarnya.

Baca Juga  Penjabat Bupati Malra Minta IKBW Rawat Persatuan dan Kesatuan

Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut memuat indikator kinerja yang jelas dan terukur, mulai dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), angka harapan hidup, hingga rasio elektrifikasi di wilayah Papua.

Selain itu, pemerintah juga telah menerbitkan Peraturan Presiden tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua 2025–2029, serta Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2024 tentang Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional Raja Ampat 2024–2044.

“Ini menunjukkan bahwa Raja Ampat mendapat perhatian khusus dalam kebijakan nasional, baik dari aspek pengembangan pariwisata, desa prioritas, maupun konservasi dan geopark,” jelasnya.

Melalui rakor yang digagas Tim Percepatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, dan mitra swasta dalam mengakselerasi pembangunan kawasan strategis tersebut. 

Rakor ini sekaligus menjadi langkah penting dalam memastikan arah pembangunan Raja Ampat berjalan selaras dengan kebijakan nasional, serta memperkuat posisinya sebagai destinasi pariwisata unggulan dunia berbasis konservasi dan keberlanjutan.

Sebelumnya pada Rabu (25/3/2026) di Kota Waisai, Bupati Orideko Iriano Burdam memimpin rapat bersama pimpinan OPD untuk mematangkan usulan program strategis dalam mendukung percepatan pembangunan Raja Ampat menjelang forum nasional, dengan menekankan penyusunan program yang terstruktur, berbasis kebutuhan masyarakat, serta berorientasi pada pemerataan pembangunan. Program prioritas yang diusulkan meliputi pembangunan dermaga, penyediaan listrik, kampung nelayan, penguatan koperasi, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Raja Ampat.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menegaskan komitmennya untuk menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional, guna mendorong percepatan pembangunan yang merata, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat posisi Raja Ampat sebagai destinasi pariwisata unggulan dunia yang berkelanjutan.

Baca Juga  Wujudkan Pemilu Damai, Polres Raja Ampat Coffee Morning Dengan Para Tokoh dan Pimpinan Parpol

Writer: Petrus Rabu