SORONG, RajaAmpatNews- Sekolah Sepak Bola (SSB) Nogari Rekub Dum, Kota Sorong, Papua Barat Daya, resmi naik status menjadi klub sepak bola amatir dengan nama Nogari Rekub FC setelah ditetapkan sebagai anggota penuh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Jakarta.
Manajer Nogari Rekub FC, Adius Wanimbo, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menyebut peningkatan status itu merupakan “hadiah besar” bagi tim yang selama ini fokus pada pembinaan usia dini.
“Pada tahun 2026 ini kami bersyukur kepada Tuhan karena SSB Nogari Rekub Dum Sorong secara sah naik kelas menjadi klub Nogari Rekub FC dan menjadi anggota penuh PSSI dalam kategori klub pembinaan,” ujar Adius dalam keterangannya. Rabu, ( 18/3/2026).
Penetapan tersebut sebelumnya diumumkan dalam Kongres PSSI tahun 2025 di Jakarta, yang mengesahkan Nogari Rekub FC sebagai salah satu klub anggota baru.
Dengan status baru tersebut, manajemen klub menyatakan kesiapan untuk mengikuti kompetisi Liga 4 Zona Papua Barat Daya yang memperebutkan Piala Gubernur Papua Barat Daya.
Adius menjelaskan, tim yang akan diturunkan merupakan hasil pembinaan internal sejak 2022. Para pemain didominasi talenta lokal dari wilayah Pulau Doom, Sorong.
“Anak-anak kami adalah hasil binaan sendiri. Mereka sudah cukup umur untuk tampil di kompetisi nasional dan kami siap memberikan yang terbaik,” kata dia.

Ia menambahkan, keikutsertaan di Liga 4 tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga sebagai wadah pengembangan bakat pemain muda agar dapat menembus level sepak bola nasional.
Fokus Pembinaan Generasi Muda
Menurut Adius, kehadiran Nogari Rekub FC berangkat dari semangat membangun generasi emas di daerah melalui olahraga, khususnya sepak bola. Klub juga mengusung filosofi permainan atraktif yang menghibur penonton.
“Anak-anak kami akan bermain seindah mungkin, seperti burung cendrawasih menari di alam bebas. Kami ingin menghadirkan permainan yang menghibur masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembinaan olahraga menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi kenakalan remaja serta meningkatkan kepercayaan diri generasi muda.
Harapan Dukungan Pemerintah
Di sisi lain, manajemen klub berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga, terutama bagi klub-klub yang telah memiliki legalitas resmi.
Adius menyebut Nogari Rekub FC telah terdaftar secara hukum dan tercatat di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Sorong.
Ia juga menyinggung pentingnya pemanfaatan dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk mendukung pengembangan olahraga, termasuk sepak bola di Tanah Papua.
“Sangat penting adanya dukungan pemerintah agar pembinaan generasi muda ini bisa berjalan lebih maksimal dan produktif,” kata dia.
Sebelumnya, pada 2024, pihak SSB Nogari Rekub Dum telah menyampaikan surat kepada Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, serta lembaga terkait lainnya untuk mendorong alokasi dana Otsus di sektor olahraga, khususnya sepak bola.
Menutup keterangannya, Adius mengajak seluruh masyarakat Kota Sorong untuk memberikan dukungan dan doa agar Nogari Rekub FC dapat tampil maksimal di kompetisi mendatang.
“Kami berharap dukungan dari seluruh masyarakat agar kompetisi berjalan baik dan bisa menghibur para penonton sepakbola di Papua Barat Daya,” ujarnya.
Writer: Dony Kumuai












