Ratusan Jemaat GKI Tasik Tiberias Siwindores Waisai Ikuti Ibadah Jumat Agung 2026 dengan Khidmat

RAJA AMPAT – Ratusan warga Jemaat GKI Tasik Tiberias Siwindores, Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, mengikuti perayaan Ibadah Jumat Agung yang berlangsung khidmat pada Jumat (3/4/2026). Ibadah ini menjadi momentum refleksi iman bagi umat Kristiani dalam mengenang pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib.

Ibadah dipimpin oleh Ketua PHMJ Jemaat GKI Tasik Tiberias Siwindores, Pdt. Yenise Koibur, S.Si.Teol. Dalam suasana penuh penghayatan, rangkaian ibadah berjalan tertib dan sarat makna, diikuti jemaat dari berbagai rayon yang hadir memenuhi gedung gereja.

Pembacaan firman Tuhan diambil dari Injil Markus pasal 15 ayat 20b–32 dengan perikop “Yesus Disalibkan”. Firman tersebut mengisahkan perjalanan penderitaan Yesus hingga penyaliban di Golgota, yang menjadi inti perenungan umat pada Jumat Agung.

Dalam khotbahnya, Pdt. Yenise Koibur menegaskan bahwa kasih Allah kepada dunia dinyatakan melalui pengorbanan Yesus Kristus yang mati dan bangkit untuk menyelamatkan umat manusia. Ia mengajak seluruh jemaat untuk memaknai peristiwa penyaliban sebagai bukti kasih yang sejati dari Allah kepada manusia.

“Kasih Allah tidak terbatas. Melalui kematian dan kebangkitan Yesus Kristus, kita diselamatkan. Karena itu, sebagai umat percaya, kita dipanggil untuk hidup meneladani kehidupan Yesus Kristus dalam keseharian,” ujarnya di hadapan jemaat.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengorbanan Yesus di kayu salib hendaknya menjadi inspirasi bagi umat untuk hidup dalam kasih, kerendahan hati, serta kepedulian terhadap sesama.

Perayaan Paskah tahun 2026 di lingkungan Sinode GKI di Tanah Papua mengusung tema “Kepedulian Allah dan Penebusan”. Tema ini mengajak seluruh jemaat untuk semakin memahami karya keselamatan Allah serta mewujudkannya dalam tindakan nyata di tengah kehidupan sosial.

Pelaksanaan ibadah Jumat Agung di Jemaat GKI Tasik Tiberias Siwindores Waisai, berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Nyanyian pujian, doa, serta liturgi yang disampaikan turut menambah suasana sakral peringatan hari wafatnya Yesus Kristus.

Baca Juga  Pada Pengundian, Pasangan Ormas Dapat Nomor Urut 1

Salah satu jemaat yang hadir mengungkapkan bahwa ibadah Jumat Agung tahun ini memberikan makna mendalam bagi kehidupan imannya. Ia merasa diingatkan kembali akan besarnya kasih Tuhan dan pentingnya hidup dalam kebenaran.

Dengan berakhirnya ibadah Jumat Agung, jemaat kini bersiap menyambut perayaan Paskah yang menjadi puncak sukacita umat Kristiani, yakni kebangkitan Yesus Kristus sebagai tanda kemenangan atas dosa dan maut.

Perayaan ini tidak hanya menjadi seremoni keagamaan, tetapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat iman jemaat di tengah tantangan kehidupan yang terus berkembang.

Writer: Dony Kumuai