Raja Ampat Raih 9 Penghargaan dan Empat Wakil Lolos ke Tingkat Nasional pada Apresiasi GTK 2025

Sorong, RajaAmpatNews – Kabupaten Raja Ampat kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pendidikan. Dalam ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tahun 2025 tingkat Provinsi Papua Barat Daya yang diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Papua Barat, Raja Ampat berhasil meraih sembilan penghargaan, termasuk empat perwakilan terbaik yang akan melaju ke tingkat nasional.

Kegiatan ini berlangsung pada 3–6 November 2025 di Vega Prime Hotel, Kota Sorong, dan diikuti oleh 91 peserta dari 40 kategori penilaian, mewakili enam kabupaten/kota di wilayah Papua Barat Daya.

Apresiasi GTK tahun ini dibagi dalam dua kategori utama, yakni Transformatif—yang berfokus pada inovasi dan pembaruan praktik pembelajaran—serta Dedikatif, yang menekankan keteladanan, pengabdian, dan keberlanjutan layanan pendidikan.

Dari Kabupaten Raja Ampat, sebanyak 11 peserta hasil seleksi tingkat kabupaten turut berpartisipasi, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas dan profesionalisme pendidik.

Empat Wakil Raja Ampat Melaju ke Tingkat Nasional

Berdasarkan hasil penilaian komprehensif yang dilakukan oleh tim juri provinsi, empat peserta dari Raja Ampatberhasil meraih predikat Terbaik dan akan mewakili Provinsi Papua Barat Daya di tingkat nasional. Mereka adalah:

  1. Mansyur Hidayat, S.Pd., M.Pd., Gr. – Transformatif Guru SD (SD Negeri 29 Perum 100)
  2. Winanto Tri Hapsoro, S.Pd.I., Gr. – Transformatif Guru SMA (SMA Negeri 8 Raja Ampat)
  3. Yosias Eka, S.Pd., Gr., M.Pd. – Transformatif Kepala SMA (SMA Negeri 5 Raja Ampat)
  4. Candra Arif, S.Pd., Gr., M.Pd. – Pelopor Komunitas Belajar Kepala Satuan Pendidikan (SD Negeri 2 Waisai) – kategori Transformatif

Lima Peserta Raih Peringkat III Terbaik

Selain itu, lima peserta Raja Ampat juga berhasil meraih peringkat III terbaik di kategori masing-masing, yaitu:

  • Sigit Purwandoyo, S.Pd., Gr. – Transformatif Guru SMP
  • Shofi Nisrina Amani, S.Pd., Gr. – Transformatif Kepala TK
  • Jacomina Sipahelut, SE. – Dedikatif Guru SMA
  • Musliadi, S.Pd., Gr. – Dedikatif Kepala SD
  • Firdaus, S.Pd., Gr. – Dedikatif Kepala SMP

Sementara itu, Rini Serly Sawael, S.Pd., Gr. (Dedikatif Guru SD) dan Emelia Sapulete, S.Pd., Gr. (Dedikatif Guru SMP) meraih status finalis provinsi dan tetap memperoleh penghargaan atas kontribusi aktif dalam kegiatan ini.

Apresiasi dan Harapan dari Pemerintah Daerah

Mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Raja Ampat, Dedy Syafri, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru dan tenaga kependidikan yang telah mengharumkan nama daerah.

“Capaian ini mencerminkan kesungguhan para pendidik dalam meningkatkan kompetensi profesional, etika kerja, dan dedikasi mereka sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan di Raja Ampat,” ujarnya.

Di sisi lain, Candra Arif, S.Pd., Gr., M.Pd., salah satu peserta terbaik yang akan mewakili Papua Barat Daya ke tingkat nasional, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Balai Guru Penggerak Papua Barat, serta seluruh pihak yang telah mendukung.

“Keberhasilan ini bukan hasil kerja individu, melainkan buah dari kolaborasi, pendampingan berkelanjutan, dan budaya berbagi praktik baik dalam komunitas pembelajaran,” tuturnya.

Ajang Penguatan Ekosistem Pendidikan

Kegiatan Apresiasi GTK 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah penguatan jejaring profesional, peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan, serta pengembangan praktik pembelajaran berkelanjutan di wilayah Provinsi Papua Barat Daya.

Dengan torehan ini, Kabupaten Raja Ampat kembali menunjukkan komitmennya sebagai daerah yang terus berupaya membangun pendidikan berkualitas dan berdaya saing di Tanah Papua.

Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu