Aimas, RajaAmpatNews – PT Gag Nikel kembali membuka ruang dialog dengan wartawan dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Papua Barat Daya melalui rapat koordinasi eksternal tahunan.
Kegiatan yang berlangsung di Aimas hotel, 22-23 Januari 2025. Menjadi sarana transparansi perusahaan sekaligus memperkuat komunikasi dengan publik.
Office Manager PT Gag Nikel, Rudi Sumual, mengatakan bahwa kegiatan tersebut telah memasuki pelaksanaan keempat dan diikuti oleh 55 peserta yang terdiri atas jurnalis serta perwakilan LSM dari berbagai wilayah di Papua Barat Daya.
Dalam forum tersebut, manajemen PT Gag Nikel memaparkan capaian kinerja perusahaan sepanjang 2025. Paparan mencakup aktivitas penambangan, realisasi dan target produksi, pengelolaan lingkungan, serta kewajiban perusahaan kepada negara.
“Seluruh rangkaian operasional kami sampaikan secara terbuka, termasuk aspek lingkungan dan kontribusi kepada negara,” ujar Rudi. Kamis, (22/01/26).
Selain diskusi dan pemaparan materi, peserta juga dijadwalkan mengikuti kunjungan lapangan ke Pulau Gag. Kunjungan ini bertujuan memberikan gambaran langsung mengenai kondisi wilayah operasional perusahaan serta penerapan standar kerja di lapangan.
“Pulau Gag tidak hanya menjadi lokasi kegiatan pertambangan, tetapi juga memiliki kawasan wisata dan konservasi, salah satunya Tuturuga Beach yang dikenal sebagai habitat penyu belimbing,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, PT Gag Nikel turut menghadirkan akademisi sebagai narasumber. Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Akhiar Salmi, SH, MH, memberikan pemaparan mengenai peran media dan LSM dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait pencegahan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Writer: Aditya Nugroho II Editor: Petrus Rabu












