PHBI Raja Ampat Matangkan Program 2026, Fokus Syiar Islam dan Kepedulian Sosial

Waisai, RajaAmpatNews — Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Raja Ampat mulai mematangkan program kerja tahun 2026 dengan fokus pada penguatan syiar Islam, pembinaan generasi muda, serta peningkatan kepedulian sosial keumatan.

Rapat penyusunan program tersebut digelar di Aula Pertemuan D’Coral Resort, Sabtu (13/12/2025), dan dipimpin langsung oleh Ketua PHBI Kabupaten Raja Ampat, Sawaluddin Taesa.

Dalam rapat tersebut, PHBI menegaskan komitmennya untuk menjadikan setiap peringatan hari besar Islam tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mengandung nilai edukasi, kebersamaan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Program kerja 2026 dirancang dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari tokoh agama, pemuda, hingga lembaga pendidikan. Salah satu kebijakan utama yang disepakati adalah pembentukan panitia khusus pada setiap momentum hari besar Islam agar kegiatan lebih efektif, koordinatif, serta berjalan tertib dan terorganisir,” ujar Sawaluddin.

PHBI, lanjut Sawaluddin, siap mendukung arahan Bupati Raja Ampat dalam memeriahkan Bulan Suci Ramadan dan malam takbiran. Beragam kegiatan keagamaan, seni Islami, serta aksi sosial direncanakan guna menciptakan suasana Ramadan yang aman, semarak, dan sarat makna spiritual.

Selain itu, PHBI juga berencana menghidupkan kembali tradisi mandi safar sebagai bagian dari pelestarian kearifan lokal bernuansa religius. Kegiatan tersebut akan dikemas secara edukatif dan diselaraskan dengan nilai-nilai syariat Islam serta adat istiadat setempat.

Di bidang sosial, PHBI menaruh perhatian khusus pada peringatan Hari Asyura melalui kegiatan santunan dan kebersamaan bersama anak yatim. Sementara pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, PHBI akan menyalurkan bantuan ke sejumlah masjid agar perayaan Maulid dapat dirasakan secara merata oleh seluruh jamaah.

Penguatan pendidikan keislaman juga menjadi agenda penting melalui program “PHBI Go To School”. Program ini akan diisi dengan lomba cerdas cermat keislaman serta lomba qasidah yang melibatkan pelajar dan kelompok seni Islami. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana dakwah kreatif sekaligus menumbuhkan semangat belajar dan berkarya di kalangan generasi muda.

“Melalui rangkaian program kerja ini, PHBI optimistis dapat berkontribusi aktif dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, religius, dan berkelanjutan di Kabupaten Raja Ampat, sejalan dengan arah pembangunan daerah dan nilai-nilai keislaman,” tutup Sawaluddin.

Writer: Aditya Nugroho II Editor: Petrus Rabu