URBINASOPEN, RajaAmpatNews— Suasana damai dalam menyambut perayaan Natal 25 Desember 2026 mulai terasa di Kampung Urbinasopen, Kabupaten Raja Ampat. Pemerintah kampung secara resmi meluncurkan rangkaian perlombaan Natal sebagai bagian dari upaya memperkuat kebersamaan dan semangat persatuan warga dalam menyongsong kelahiran Sang Juru Selamat serta Tahun Baru 1 Januari 2026, Kamis,(11/12/2025).
Rangkaian kegiatan tersebut diumumkan oleh Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Kampung Urbinasopen dalam sebuah pertemuan bersama masyarakat dan jemaat, bertepatan dengan penyerahan Bantuan Keagamaan sebesar 10 juta rupiah kepada PHMJ GKI Immanuel Urbinasopen. Bantuan ini merupakan wujud dukungan pemerintah kampung untuk mendorong peningkatan kegiatan gerejawi menjelang perayaan Natal.

Dalam penyampaiannya, PLT Urbinasopen menjelaskan bahwa pemerintah kampung akan mengadakan dua kategori perlombaan utama, yakni Perlombaan Pondok Natal serta Perlombaan Kebersihan Rayon. Kedua kegiatan tersebut dirancang untuk melibatkan seluruh warga dan jemaat agar menciptakan suasana Natal yang meriah, tertib, dan penuh makna.
Menurut PLT Urbinasopen, perayaan Natal bukan hanya sekadar ritual tahunan, tetapi juga momentum spiritual yang memiliki nilai persaudaraan yang kuat bagi umat Kristen, baik secara global maupun di tingkat kampung.
“Moment Natal merupakan hajat bersama umat Kristen di seluruh dunia. Karena itu, sebagai umat Kristen di kampung, kita memiliki tanggung jawab moral dan spiritual untuk memeriahkan penyambutan Sang Juru Selamat dengan hati yang damai. Perayaan ini harus menjadi ruang memperkuat persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat dan berjemaat di Kampung Urbinasopen,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan seluruh warga sangat penting dalam menciptakan suasana Natal yang tidak hanya indah secara visual, namun juga penuh nilai kebersamaan. Melalui perlombaan Pondok Natal, warga diharapkan dapat menampilkan kreativitas sekaligus merefleksikan makna kelahiran Yesus Kristus dalam bentuk simbol-simbol Natal yang dibangun secara swadaya.
Sementara itu, perlombaan Kebersihan Rayon ditujukan untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga lingkungan kampung agar tetap bersih, sehat, dan nyaman dalam menyambut tamu maupun keluarga yang pulang kampung saat Natal dan Tahun Baru. Pemerintah kampung juga berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan budaya hidup bersih secara berkelanjutan.

Selain aspek kompetisi, kegiatan Natal tahun ini juga dipandang sebagai upaya mendorong kerjasama antarkelompok masyarakat. PLT Urbinasopen menilai bahwa nilai utama Natal terletak pada bagaimana warga dapat hidup rukun, saling mendukung, dan bahu-membahu dalam setiap kegiatan.
“Harapan saya sebagai pemerintah kampung, perlombaan Natal kali ini bukan hanya menjadi ajang menunjukkan kreativitas, tetapi juga momentum penting dalam membangun kebersamaan dalam kedamaian. Ini adalah wujud syukur kita menyambut kelahiran Sang Juru Selamat umat manusia,” tambahnya.
Masyarakat Kampung Urbinasopen menyambut positif berbagai program tersebut. Sejumlah warga menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini sangat dibutuhkan untuk menyatukan kembali semangat gotong royong dan meningkatkan keharmonisan antarwarga, terlebih menjelang hari besar keagamaan.
Dengan diselenggarakannya rangkaian perlombaan dan dukungan pemerintah kampung terhadap kegiatan keagamaan, Natal 2026 di Kampung Urbinasopen diharapkan berlangsung lebih meriah, tertib, dan penuh kedamaian. Pemerintah kampung juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kegiatan sosial-keagamaan sebagai bagian dari penguatan karakter masyarakat.
Perayaan Natal tahun ini sekaligus menjadi simbol pengharapan bagi seluruh warga untuk memasuki Tahun Baru 2026 dengan semangat baru, kehidupan yang lebih baik, serta tekad menjaga kerukunan di Kampung Urbinasopen.
Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu












