Waisai, RajaAmpatNews— Peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di Kabupaten Raja Ampat berlangsung khidmat dan penuh suasana penghormatan, Sabtu (29/11/2025). Upacara resmi yang dipimpin Bupati Raja Ampat Orideko I. Burdam menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran ASN sebagai garda terdepan pelayanan publik sekaligus ruang untuk memberikan apresiasi kepada para abdi negara yang telah mengharumkan nama daerah dalam berbagai kegiatan, serta mereka yang menuntaskan masa pengabdiannya.
Acara yang digelar di halaman Kantor Bupati itu dihadiri Wakil Bupati Raja Ampat, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta seluruh ASN. Dalam sambutannya, Bupati Orideko menegaskan bahwa usia 54 tahun KORPRI bukan sekadar angka, tetapi perjalanan panjang yang telah membentuk karakter ASN sebagai aparatur negara yang profesional, netral, dan berintegritas. Mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Dalam Mewujudkan Indonesia Maju,” Bupati mengajak seluruh ASN untuk memperkuat komitmen pelayanan, inovasi, dan profesionalisme dalam menghadapi tantangan geografis Raja Ampat yang tersebar di wilayah kepulauan.
Setelah pelaksanaan upacara, rangkaian perayaan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah berbagai lomba yang sebelumnya digelar dalam memeriahkan HUT KORPRI. Pada Lomba Paduan Suara Mars KORPRI, persaingan ketat antar-OPD menghasilkan Setda B sebagai juara pertama dengan nilai 2275, disusul Setda A dengan nilai 2270, dan Dinas Perhubungan di peringkat ketiga dengan 2180 poin. PGRI, Dinas Koperasi dan UKM, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan meraih juara harapan, sementara konduktor terbaik jatuh kepada tim dari Dinas Koperasi dan UKM.

Pada Lomba Pengucapan Panca Prasetya KORPRI, tiga peserta terbaik berhasil mengungguli puluhan peserta lainnya. Idang Ifra Aloqadry meraih juara pertama dengan nilai 2120, diikuti Linda Molle dan Siti Anisa Wihel masing-masing dengan nilai 2115 dan 2087. Lomba gaplek yang digelar sehari sebelumnya juga berlangsung meriah, dengan Dinas Kesehatan keluar sebagai juara pertama berhak atas hadiah Rp5 juta, diikuti BPBD, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Satpol PP sebagai juara keempat.
Selain penyerahan hadiah lomba, momen yang paling menyentuh adalah pemberian penghargaan kepada ASN teladan dan pegawai yang memasuki masa purna bakti. Dua ASN menerima Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian 10 dan 20 tahun, yaitu Rini Juharti, S.STP dari BKPSDM Papua Barat Daya dan Lewiis Herlina Burdam, SE dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Sementara itu, sejumlah ASN yang mencapai batas usia pensiun tahun 2025 juga diberikan penghormatan, di antaranya Benyamin Bokko, Jonas Matulessy, Dailuri, Marthen Sara, Albert Kaihatu, Abdul Samad Hamid, Filiks Dumit, John Sauya, dan Pipus Simbak. Masing-masing menerima apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya selama puluhan tahun melayani negara dan masyarakat.
Mengakhiri rangkaian kegiatan, Bupati Orideko kembali menegaskan komitmennya untuk membangun birokrasi yang bersih, kompeten, dan melayani. Ia mengajak seluruh ASN Raja Ampat menjadikan momentum HUT KORPRI sebagai pengingat untuk bekerja dengan integritas dan semangat juang yang tinggi. “Di tengah tantangan wilayah kepulauan, dedikasi ASN adalah kunci pelayanan yang berkualitas. Mari terus bekerja ikhlas dan profesional. Jayalah KORPRI, jayalah Raja Ampat,” ujarnya.
Peringatan HUT KORPRI tahun ini tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga sarat makna, menjadi wadah silaturahmi sekaligus apresiasi kepada para abdi negara yang telah memberikan yang terbaik bagi Raja Ampat.
Writer: Petrus Rabu












