Waisai, RajaAmpatNews – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Raja Ampat terus mendorong penguatan kelembagaan PHBI di setiap distrik guna memastikan pelaksanaan kegiatan keagamaan Islam berjalan terkoordinasi, terstruktur, dan berkelanjutan.
Kegiatan penguatan tersebut dilaksanakan di Aula Pertemuan D’Coral Resort dan diikuti oleh pengurus PHBI serta perwakilan distrik.
Ketua PHBI Kabupaten Raja Ampat, Sawaluddin Taesa, menegaskan bahwa penguatan PHBI di tingkat distrik merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap peringatan hari besar Islam dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan bermakna bagi umat. PHBI distrik dinilai memiliki peran penting sebagai penggerak utama kegiatan keagamaan di wilayahnya masing-masing.

“Penguatan kelembagaan difokuskan pada pembenahan dan pengaktifan PHBI di enam distrik, yakni Teluk Mayalibit, Misool, Waigeo Selatan, Waigeo Barat Kepulauan, Salawati, dan Waigeo Utara. Keenam distrik ini diharapkan menjadi contoh dalam membangun kelembagaan PHBI yang solid, responsif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat,” Ujar Sawaluddin. Sabtu, (13/12/25).
Langkah penguatan ini menurut ketua PHBI dilakukan melalui penataan dan pembentukan kepengurusan PHBI distrik, penerbitan surat keputusan (SK) kepengurusan, peningkatan kapasitas pengurus, serta penguatan sinergi dengan pemerintah distrik, kampung, dan lembaga keagamaan setempat.
Selain itu, PHBI Raja Ampat mendorong setiap PHBI distrik menyusun program kerja tahunan yang selaras dengan agenda pembangunan daerah, khususnya di bidang keagamaan, sosial, dan pembinaan generasi muda.
“Melalui penguatan ini, PHBI optimistis perannya akan semakin dirasakan masyarakat dalam membangun kehidupan keagamaan yang rukun, harmonis, dan berkelanjutan di Kabupaten Raja Ampat,” tutupnya.
Writer: Aditya Nugroho II Editor: Petrus Rabu












