Raja Ampat Resmi Luncurkan Lomba Waisai Asri 2026, Hadiah Capai Rp200 Juta

Ket: Bupati Raja Ampat, Orideko I Burdam (kiri) disaksikan Wakil Bupati, Mansyur Syahdan (tengah) menyerangkan sebuah tong sampah sebagai simbol peluncuran Lomba Kebersihan dan Keindagan Waisai Asri 2026 yang diterima Asisten I Setda Raja Ampat, Budi Yoseph Mirino di Teras Kantor Bupati Raja Ampat, Rabu (25/3/2026)/dok. Kominfo Raja Ampat
Ket: Bupati Raja Ampat, Orideko I Burdam (kiri) disaksikan Wakil Bupati, Mansyur Syahdan (tengah) menyerangkan sebuah tong sampah sebagai simbol peluncuran Lomba Kebersihan dan Keindagan Waisai Asri 2026 yang diterima Asisten I Setda Raja Ampat, Budi Yoseph Mirino di Teras Kantor Bupati Raja Ampat, Rabu (25/3/2026)/dok. Kominfo Raja Ampat

Waisai, Raja Ampat News – Bertempat di Lapangan Apel Kantor Bupati Raja Ampat, Rabu (25/3/2026),  Bupati Raja Ampat, Orideko I Burdam secara resmi meluncurkan (launching) Lomba Kebersihan dan Keindahan Lingkungan bertajuk “WAISAI ASRI” 2026.

Kegiatan masif ini digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Raja Ampat ke-23 sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan di jantung ibukota

Dalam arahannya, Bupati Orideko menekankan bahwa kebersihan Kota Waisai adalah harga diri seluruh masyarakat Raja Ampat. “Waisai adalah pintu gerbang pariwisata dunia. Lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan gerakan moral untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya hidup kita sehari-hari,” tegas Bupati.

Kategori dan Lingkup Penilaian

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Raja Ampat, Adam Malik, SS., MM., M.Pd  dalam siaran pers yang diterima media menjelaskan lomba tahun ini melibatkan seluruh elemen masyarakat yang terbagi ke dalam 5 (lima) kelompok utama dengan lingkup penilaian sebagai berikut:

  • Kelompok OPD. Penilaian bagi OPD dilingkup pemerintah daerah kabupaten raja ampat, melingkupi halaman dan arela luar halaman, kebersihan selokan dan penataan taman kantor.
  • Kelompok RT (Rukun Tetangga): Penilaian meliputi kebersihan drainase, pengelolaan sampah rumah tangga, serta partisipasi gotong royong warga yang didampingi oleh OPD/satuan organisasi Pembina.
  • Kelompok Rumah Ibadah (Masjid, Gereja, Pura): Penilaian difokuskan pada kebersihan halaman, ketersediaan sanitasi yang layak, serta keasrian taman di lingkungan tempat ibadah.
  • Kelompok Paguyuban: Menilai kreativitas kerukunan keluarga dalam menata jalur protokoler/jalan utama sepanjang 300 meter dan kebersihan sekretariat.
  • Kelompok Sekolah (Konsep Adiwiyata): Penilaian mencakup inovasi pengelolaan sampah organik (komposting), penghijauan sekolah, dan edukasi lingkungan bagi siswa.

Tahapan Pelaksanaan dan Penjurian

Adam Malik juga menjelaskan kegiatan lomba ini dirancang secara sistematis melalui beberapa tahapan penting:

  • Tahap Sosialisasi & Pendaftaran: Dimulai sejak 23 hingga 31 Maret 2026.
  • Tahap Aksi & Pendampingan: Sepanjang bulan April 2026, seluruh peserta akan melakukan aksi bersih-bersih dan penataan lingkungan secara serentak.
  • Tahap Penilaian Lapangan: Tim Juri Independen akan turun langsung pada minggu pertama Mei 2026 untuk melakukan verifikasi fisik (bobot 70%) dan penilaian kreativitas di media sosial (bobot 30%).
  • Malam Puncak: Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah total senilai Rp 200.000.000,- akan dilaksanakan tepat pada puncak perayaan HUT Kabupaten Raja Ampat ke-23, tanggal 9 Mei 2026.
Baca Juga  Diversifikasi Usaha Wanita Nelayan Melalui Ecoprint, Buka Peluang Ekonomi di Waigeo Barat Kepulauan

Lebih lanjut, Adam Malik menyatakan bahwa maksud dari lomba ini adalah untuk menciptakan sinergi antara pemerintah (OPD), instansi vertikal (TNI/Polri/ Instansi Vertikal lainnya yang ada di daerah, BUMD), dan masyarakat sipil.

“Harapan kami, melalui lomba WAISAI ASRI 2026 ini, Kota Waisai tidak hanya bersih saat ada penilaian saja, tetapi tumbuh kesadaran kolektif untuk memilah sampah dari sumbernya. Kami ingin Waisai menjadi contoh kota kecil di Pasifik yang bersih, asri, dan membanggakan bagi setiap mata yang memandang,” ujar Adam Malik.

Pemerintah Daerah mengajak seluruh warga Kota Waisai untuk bahu-membahu, menghias lingkungan, dan menyukseskan gerakan ini. “Waisai Asri, Raja Ampat Bersih, Harga Diri Kita Semua!”

Writer: Petrus Rabu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *