“Kami berharap dengan adanya lomba ini dapat meningkatkan kreasi dan inovasi kuliner bagi mama-mama Raja Ampat,” ujar Koordinator Seksi Lomba Festival Pesona Raja Ampat 2024, Stenlly Rahman, S.Kom, MM
Waisai, RajaAmpat- Wisata kuliner memiliki dampak yang signifikan terhadap peningkatan pariwisata, terutama karena makanan adalah bagian integral dari pengalaman budaya dan menjadi daya tarik yang kuat bagi wisatawan.
Sebut saja dampak tersebut seperti sebagai segmen wisata khusus, promosi budaya dan ekonomi lokal, diversifikasi produk wisata dan meningkatkan citra destinasi, dimana daerah yang memiliki kuliner khas yang lezat akan lebih dikenal di kalangan wisatawan. Citra positif ini dapat meningkatkan daya tarik destinasi sebagai tujuan wisata yang wajib dikunjungi.
Hal inilah yang mendorong Pemda Raja Ampat melalui Dinas Pariwisata secara regular mengagendakan lomba kuliner pada setiap moment festival atau kegiatan lainnya di Raja Ampat.
“Kami berharap dengan adanya lomba ini dapat meningkatkan kreasi dan inovasi kuliner bagi mama-mama Raja Ampat,” ujar Koordinator Seksi Lomba Festival Pesona Raja Ampat 2024, Stenlly Rahman, S.Kom, MM di sela-sela acara lomba kuliner di Pantai WTC, Ibukota Kabupaten Raja Ampat, Kamis, (17/10/2024).

Stenlly, sapaan Stenlly Rahman, S.Kom, MM yang juga Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Kerja Sama-Dinas Pariwisata Raja Ampat menjelaskan pada Festival Pesona Raja Ampat 2024, lomba kuliner diikuti oleh ibu-ibu di Raja Ampat. Dengan sasaran penyajian makan dan minuman untuk makan siang wisatawan baik domestic maupun asing.
“Ini juga berkaitan dengan pelatihan yang kami laksanakan sebelumnya untuk pengelola homestay Raja Ampat. Jadi lomba kuliner ini untuk sajian makanan baik makan pembuka maupun penutup,” ujar Stenlly.
Dirinya berharap melalui lomba tersebut penyajian makan kepada tamu atau wisatwan kedepannya lebih ditingkatkan lagi sehingga mendorong peningkatan ekonomi lokal tetapi juga meningkatkan kunjungan wisatawan di Raja Ampat.
“Kuliner bagian yang terpisahkan dari sebuah perjalanan wisata. Karena orang butuh makanan dan minuman. Karena itu kuliner daerah perlu dikemas secara baik, istimewanya di hotel, restorant ataupun homestay guna menarik minat wisatawan,” kata dia.

Lomba yang dilaksanakan pada hari ke-2 Festival Pesona Raja Ampat 2024 tersebut mengangkat bahan lokal sebagai bahan dasar lomba, yang dihasil sekitar masyarakat Raja Ampat.
“Tapi tidak menutup kemungkinan menu makanan luar seperti spageti atau yang lainnya,” kata dia.
Pada lomba yang diikuti 10 kelompok ibu-ibu tersebut hasilnya tidak saja ditest oleh juri tetapi juga wisatawan yang hadir menyaksikan acara tersebut juga diberikan kesempatan untuk mencicipi kuliner hasil olahan mama-mama Raja Ampat tersebut.