LMA Raja Ampat Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Dukung Program Makan Bergizi Gratis di Waigeo Barat Kepulauan

WAIGEO BARAT, RajaAmpatNews – Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Raja Ampat melaksanakan sosialisasi Wawasan Kebangsaan sekaligus dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa-siswi SMP YPK Pniel Kampung PAM, Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter kebangsaan kuat, sehat, dan berdaya saing.

Sosialisasi dipimpin langsung Ketua LMA Kabupaten Raja Ampat, Adolof Drimlol, serta dihadiri pihak sekolah dan pengurus LMA. Para pelajar diberikan pemahaman mengenai Empat Pilar Kebangsaan, nilai-nilai bela negara, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah tantangan global dan perkembangan teknologi digital.

Dalam pemaparannya, LMA juga menekankan ancaman penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta provokasi separatis yang marak melalui media sosial dan berpotensi memengaruhi generasi muda. Para siswa diimbau agar bijak dalam memanfaatkan teknologi digital dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Selain wawasan kebangsaan, kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dinilai penting dalam mendukung kesehatan, tumbuh kembang, serta konsentrasi belajar siswa di sekolah.

Kepala SMP YPK Pniel Kampung PAM, Femi Tololiu, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada LMA Kabupaten Raja Ampat atas kepedulian dan sinergi yang terbangun bersama dunia pendidikan. Menurutnya, kolaborasi ini sangat bermanfaat dalam membentuk karakter siswa sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan peserta didik.

LMA Kabupaten Raja Ampat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan mengawal pelaksanaan program-program strategis Pemerintah Pusat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis, sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam mewujudkan generasi Raja Ampat yang sehat, cerdas, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kokoh.

Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu