Ketua Sinode GKI Tutup Kongres II FGM di Raja Ampat: Generasi Muda Harus Jadi Pelita bagi Tanah Papua

WAISAI, Raja Ampat News — Ketua Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, secara resmi menutup Kongres II Forum Generasi Muda (FGM) GKI di Tanah Papua yang berlangsung di Gedung Pari Convention Center, Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Selasa (11/11/2025).

Dalam sambutannya, Pdt. Mofu menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan kongres yang berjalan penuh dinamika namun tetap menjunjung semangat persaudaraan dan pelayanan.

“Kalau tidak ada ketegangan, itu bukan generasi muda,” ujarnya sambil tersenyum. “Ketegangan adalah hal yang normal, karena itu tanda bahwa generasi muda berpikir kritis dan peduli pada masa depan gerejanya.”

Ia menegaskan bahwa dinamika yang muncul selama persidangan menjadi bukti nyata semangat dan kepedulian generasi muda terhadap pembangunan pelayanan gereja.

“Kita berhasil mengelola energi muda itu menjadi semangat untuk membangun gereja, Kristus, dan diri kita sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ketua Sinode menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, dan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat atas dukungan penuh selama pelaksanaan kegiatan yang telah berlangsung sejak awal November.

“Atas nama Sinode GKI di Tanah Papua, saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dan seluruh pihak yang telah bekerja keras. Dukungan luar biasa ini terasa sejak pembukaan hingga penutupan,” katanya.

Pdt. Mofu juga mengungkapkan bahwa hasil-hasil penting dari Kongres II akan ditindaklanjuti dalam Kongres Luar Biasa FGM GKI di Tanah Papua yang rencananya digelar di Jayapura pada Februari 2026.

“Kongres ini belum berhenti di sini. Kita akan lanjutkan dalam Kongres Luar Biasa di Jayapura untuk mematangkan hasil-hasil yang telah kita capai bersama,” jelasnya.

Menutup sambutannya, ia berpesan agar generasi muda GKI terus menjadi pelita Kristus di tengah masyarakat.

“Teruslah menjadi generasi muda yang membawa terang Kristus, pembawa damai, dan berkat bagi gereja, masyarakat, serta Tanah Papua yang kita cintai,” pungkasnya.

Bupati Raja Ampat Dorong FGM GKI Jadi Mitra Pemerintah dan Pilar Kemandirian Ekonomi

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, S.IP, MM, M.Ec.Dev, turut memberikan sambutan penutupan. Ia mengapresiasi semangat dan kerja keras panitia serta peserta yang telah menyukseskan kegiatan besar gereja tersebut.

“Saya berterima kasih kepada panitia yang penuh semangat dan bekerja keras sehingga Kongres II FGM GKI di Raja Ampat berjalan sesuai dengan rencana,” ujar Bupati Orideko.

Menurutnya, generasi muda gereja memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, terutama dalam membangun sinergi antara gereja dan pemerintah.

“Anak-anak FGM ini luar biasa. Mereka adalah anak muda intelektual yang sering memberi saran dan masukan kepada pemerintah, terutama terkait pembangunan di wilayah-wilayah,” tuturnya.

Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi bagi generasi muda GKI untuk berkontribusi dalam program-program pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap FGM tidak hanya berdiri sendiri, tetapi juga membuka diri untuk bekerja sama dengan pemerintah dan sektor swasta,” katanya.

Ia bahkan mendorong agar FGM membangun koperasi dan program ekonomi produktif guna mendukung kemandirian organisasi serta pelayanan gereja.

“FGM bisa membangun usaha sendiri, membuka koperasi, dan ikut mendukung program-program pemerintah. Kalau ini berjalan, FGM akan menjadi contoh organisasi gereja yang mandiri dan berdampak,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Bupati Orideko menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai garda terdepan pembangunan rohani dan sosial di Tanah Papua.

“FGM harus menjadi kekuatan yang menopang keputusan jemaat. Kalau FGM kuat, gereja juga akan kuat. Mari kita bersama-sama membangun Tanah Papua dengan semangat pelayanan dan kasih Kristus,” tandasnya.

Kegiatan Berlangsung Sukses

Kongres II FGM GKI di Tanah Papua berlangsung di Waisai sejak 10 November 2025, diikuti oleh perwakilan dari berbagai klasis dan wilayah pelayanan GKI di Tanah Papua.


Kegiatan ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk penguatan peran generasi muda gereja dalam bidang spiritual, sosial, dan pembangunan masyarakat Papua.

Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu