Ketua Pemuda Warnap Soroti Kondisi Jqlqn Menuju Gedung Pari Convention Center Yang Berlumpur Akibat Aktivitas Galian C

Waisai, RajaAmpatNews – Ketua Pemuda Warnap, Rudy Rumbewas, menyoroti kondisi jalan menuju Gedung Pari Conference Center Waisai yang kini dipenuhi lumpur akibat tumpahan tanah dari aktivitas galian C di sekitar lokasi tersebut.

Menurut Rudy, lumpur yang menutupi badan jalan itu diduga berasal dari material tanah hasil pengerjaan proyek yang tidak dibersihkan dengan baik oleh pihak kontraktor setelah melakukan aktivitas alat berat di area proyek.

“Kami melihat setelah alat proyek bekerja di lokasi itu, tanah galian banyak yang terbawa ke jalan dan dibiarkan begitu saja. Seharusnya pihak kontraktor bertanggung jawab membersihkannya agar tidak membahayakan pengguna jalan,” tegas Rudy, saat ditemui di Waisai, Selasa (11/11/2025).

Ia menambahkan, kondisi jalan yang licin dan berlumpur sangat berisiko bagi keselamatan pengendara, terutama pada pagi hari ketika banyak pegawai pemerintah melintas menuju kantor. Menurutnya, bila hal ini terus dibiarkan, dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas maupun mengganggu kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.

“Kami kuatir kalau terus dibiarkan, pengendara bisa tergelincir karena jalan menjadi sangat licin. Ini harus segera mendapat perhatian dari pemerintah daerah maupun pihak proyek,” ujarnya.

Gedung Pari Conference Center sendiri merupakan salah satu fasilitas penting di Kota Waisai. Setiap hari Rabu, gedung ini digunakan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat untuk melaksanakan kegiatan Indah Korpri, yakni kegiatan pembinaan dan olahraga bersama sebelum memulai aktivitas kerja.

Rudy berharap, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat bersama instansi teknis seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Lingkungan Hidup, dapat segera meninjau kondisi lapangan serta memastikan pihak pelaksana proyek melakukan pembersihan dan penataan ulang area kerja mereka.

“Kita tidak menolak pembangunan, tapi semua harus dilakukan dengan memperhatikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Jangan sampai pekerjaan proyek justru menimbulkan masalah baru,” tutup Rudy.

Dengan adanya perhatian serius dari pemerintah dan kontraktor terkait, diharapkan akses menuju Gedung Pari Conference Center dapat kembali bersih dan aman dilalui oleh masyarakat serta ASN yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu