Kecewa Tidak Diterima di Sekolah Negeri, Sejumlah Orang Tua Murid di Kota Sorong Geruduk Kantor Dinas Pendidikan.

Ket: Sejumlah Orang Tua Siswa berada di Halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Sorong meminta agar anak-anak mereka diterima dan akomodir di Sekolah Negeri/CR03
Ket: Sejumlah Orang Tua Siswa berada di Halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Sorong meminta agar anak-anak mereka diterima dan akomodir di Sekolah Negeri/CR03
banner 120x600

Kota Sorong, RajaAmpatNews- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) masih menyisakan masalah di sejumlah Sekolah Negeri yang ada di Kota Sorong. Sejumlah orang tua mengaku kecewa karena anaknya tidak bisa masuk sekolah negeri, seperti SMA Negeri 3 Kota Sorong.

Pasalnya, sekolah menerapkan sistim zonasi bagi siswa siswi yang tinggal di kawasan yang berdekatan dengan sekolah. 

Seperti pantauan media ini, Senin (1/7/2024) kekecewaan dilampiaskan puluhan orang tua dengan mendatangi Dinas Pendidikan Kota Sorong. Mereka menuding pemerintah tidak menghargai keinginan dan perjuangan pelajar untuk memilih sekolah yang diinginkan.

Kornelis.A.F. Imbiri, salah satunya menilai kebijakan zonasi dan sistim sekolah menerima pelajar yang tinggal di wilayah lingkungan sekolah membuat anaknya tidak diterima meski memiliki nilai lebih baik.

“Mengecewakan karena nilai anak saya tidak dihargai, panitia seleksi juga tidak transparan tentang hasil kelulusan, Sistim atau kriteria apa yang di pakai oleh pihak sekolah, coba panitia seleksi tunjukan bukti anak anak kami tidak lolos masuk karena apa..? Mereka tidak menunjukan Nilai hasil tes masuk,” kata Kornelis. 

Kornelis.A.F Imbiri, salah seorang Perwakilan Orang Tua Siswa/CR03

Protes yang terus terjadi terkait PPDB membuat pihak Dinas Pendidikan Kota Sorong meminta perwakilan orang tua Siswa untuk masuk ke dalam kantor dinas untuk mencari solusi bersama.

Usai pertemuan dengan pihak Dinas Pendidikan, Michael Kapitarauw salah satu perwakilan orang tua siswa yang di temui awak media mengatakan pihak dinas dan kepala sekolah belum memutuskan hasil yang memuaskan bagi orang tua siswa.

“Yang masuk bertemu dengan Pihak dinas Pendidikan Kota Sorong, kami juga mendesak pihak dinas Pendidikan kota Sorong, jika Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Kota Sorong, tidak mampu maka wajib kepala sekolah tersebut diganti karena dianggap tidak mampu,” ujarnya Michael Kapitarauw.

“Jadi tadi kita sudah ketemu dan bahas bersama terkait persoalan ini, cuma dari pihak Dinas dan kepala sekolah SMA Negeri 3 sendiri tidak kasi jawaban yan memuaskan. Saya tadi berulang kali sampaikan kalau kepala sekolah tidak mampu ganti saja kepala sekolah,” ujar Michael Kapitarauw salah satu orang tua Siswa.  

Orang tua siswa siswi yang anak anaknya tidak diterima di SMA Negeri 3 Kota Sorong membuat  kesepakatan bersama untuk terus berjuang hingga  anak anak mereka bisa di terima di sekolah yang sudah diminati sebab di beberapa Sekolah Negeri lainnya yang ada di Kota Sorong sudah menutup pendaftaran penerimaan siswa siswi baru.

Sampai berita ini di turunkan kami masi berusaha untuk mengkonfirmasi pihak Dinas Pendidikan Kota Sorong, untuk meminta keterangan lebih lanjut. (CR03/R4News)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

<p>You cannot copy content of this page</p>