Waisai, RajaAmpatNews — Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai lomba voli gembira yang digelar Jemaat GKI Alfa Omega Waisai, Klasis Raja Ampat, Selasa (31/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan menyongsong Hari Raya Paskah 2026.
Lomba yang berlangsung di halaman Gereja Lama Alfa Omega Waisai ini menghadirkan nuansa berbeda. Para peserta dari Persekutuan Kaum Bapak (PKB) tampil unik mengenakan kostum daster lengkap dengan riasan wajah, menciptakan suasana meriah yang mengundang gelak tawa sepanjang pertandingan.
Ketua Pelaksana Harian Majelis Jemaat GKI Alfa Omega Waisai, Pendeta Cos Veronika Moby, S.Th, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program resmi jemaat yang telah diputuskan dalam Sidang Jemaat ke-19, khususnya dalam rangka perayaan hari-hari besar gerejawi.
“Dalam rangka menyongsong Paskah, panitia menyelenggarakan berbagai lomba untuk mempererat persekutuan jemaat, mulai dari Rayon Yordania hingga Rayon Yerusalem. Salah satunya adalah lomba voli gembira yang diikuti Persekutuan Kaum Bapak,” ujarnya.

Lomba ini diikuti oleh enam rayon di lingkungan Jemaat Alfa Omega. Seluruh peserta merupakan kaum bapak berusia 40 tahun ke atas, yang dengan antusias berpartisipasi dalam suasana santai namun penuh kebersamaan.
Menurut Pendeta Veronika, kegiatan tersebut tidak semata-mata bersifat kompetisi, melainkan menjadi sarana mempererat persaudaraan antarwarga jemaat.
“Harapan kami, melalui kegiatan ini kita semakin dipersatukan sebagai satu tubuh Kristus. Tidak ada perbedaan antar rayon, tetapi kita tetap satu sebagai Jemaat Alfa Omega,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Hari-hari Jemaat GKI Alfa Omega Waisai, Koresh Kelelufna, menyampaikan bahwa lomba olahraga ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Paskah yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu.
“Kegiatan sudah dimulai sejak kemarin melalui karnaval rohani dari masing-masing rayon. Dalam jemaat kami terdapat enam rayon yang terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangun kebersamaan antarjemaat yang selama ini lebih banyak beraktivitas di lingkup rayon masing-masing.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menjalin kebersamaan yang lebih erat. Kesempatan berkumpul secara gabungan sangat terbatas, sehingga momen seperti ini menjadi penting untuk mempererat hubungan antarwarga jemaat,” ujarnya.
Koresh juga menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan untuk mencari kemenangan, melainkan memperkuat persaudaraan dalam semangat Paskah.
Ke depan, panitia berharap kegiatan serupa dapat melibatkan jemaat dari gereja lain di wilayah Waisai, sehingga semangat persatuan dalam menyongsong Paskah dapat dirasakan lebih luas.
Kemeriahan lomba voli gembira ini menjadi bukti bahwa perayaan Paskah tidak hanya dimaknai secara spiritual, tetapi juga diwujudkan melalui kebersamaan, sukacita, dan kreativitas seluruh warga jemaat.
Writer: Agustinus Guntur II Editor: Petrus Rabu












