WAISAI, RajaAmpatNews— Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Raja Ampat, Waluyo, secara resmi meluncurkan kegiatan Aksi Perubahan berjudul “Kemitraan Distribusi Pangan antara Bulog dan Pelaku Usaha untuk Mendukung Ketahanan Pangan Daerah” atau disingkat Kampung Pangan, Kamis (13/11/2025).
Program inovatif ini merupakan hasil karya Michael Angelo Hamadi, S.Pt, peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan II Tahun 2025 PPSDM Regional Makassar.
Acara launching yang berlangsung di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian itu dihadiri oleh perwakilan Bulog, pelaku usaha lokal, kepala kelurahan Kota Waisai, pejabat dan ASN Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta sejumlah tam undangan. Program ini menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan ketersediaan bahan pangan pokok di wilayah Distrik Kota Waisai dan Distrik Waigeo Selatan.

Dalam sambutannya, Kadis Waluyo menyampaikan bahwa kemitraan antara Bulog dan pelaku usaha sangat penting dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau dan akses yang mudah.
“Pola kemitraan ini tidak hanya menyasar pelaku usaha yang berlokasi di pasar, tetapi juga mereka yang berada di sekitar pemukiman padat penduduk. Dengan begitu, distribusi pangan akan lebih merata dan efisien,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terpadu dari pemerintah daerah, Bulog, dan Kepolisian (dalam hal ini Satgas Pangan Polres Raja Ampat) agar distribusi berjalan sesuai ketentuan dan tetap menjaga keadilan harga di lapangan.
Menurut Reformer Michael Angelo Hamadi, aksi perubahan ini diharapkan mampu membantu pemerintah daerah mengatasi laju inflasi akibat tingginya harga bahan pangan pokok.
“Melalui kemitraan ini, masyarakat akan terbantu dalam hal ketersediaan dan keterjangkauan pangan, sementara pelaku usaha juga memperoleh keuntungan dari sistem distribusi yang lebih baik,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Semoga dengan adanya Aksi Perubahan Kampung Pangan ini, Raja Ampat semakin mandiri dan tangguh dalam menjaga ketahanan pangan daerah,” tutup Waluyo.
Launching aksi perubahan tersebut juga ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Kemitraan Bulog Raja Ampat kepada sejumlah pelaku usaha yang diserahkan kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Raja Ampat .
Writer: Petrus Rabu












