Jemaat GKI Tasik Tiberias Siwindores Waisai Hadirkan Taman Paskah, Perkuat Spiritualitas dan Kebersamaan Umat

RAJA AMPAT– Menyambut perayaan Hari Raya Paskah, Jemaat GKI Tasik Tiberias Siwindores Waisai, Klasis GKI Raja Ampat, menunjukkan semangat pelayanan dan kebersamaan melalui pembuatan Taman Paskah yang indah dan penuh makna. Rabu,(1/4/2026).

Taman tersebut dibangun secara gotong royong oleh setiap rayon jemaat dan kini telah rampung di halaman depan gedung gereja.

Kehadiran taman ini tidak sekadar memperindah lingkungan gereja, tetapi juga menjadi simbol sukacita iman dalam menyongsong peristiwa penting dalam kalender umat Kristiani, yakni sengsara, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus.

Setiap elemen taman dirancang dengan sentuhan artistik dan nilai spiritual, mencerminkan penghayatan iman jemaat dalam menyambut Paskah Tahun 2026.

Pembuatan Taman Paskah ini menjadi salah satu bentuk nyata pelayanan jemaat, sekaligus wadah mempererat kebersamaan antar rayon. Proses pengerjaan dilakukan secara kolaboratif, melibatkan berbagai kelompok jemaat yang bekerja dengan penuh dedikasi dan semangat kebersamaan.

Salah satu warga jemaat, Luis Sarimole, menjelaskan bahwa taman tersebut dihadirkan bukan hanya sebagai dekorasi, melainkan sebagai sarana refleksi rohani bagi seluruh jemaat GKI Tasik Tiberias Siwindores Waisai.

“Taman Paskah ini kami buat sebagai wujud pelayanan dan kebersamaan jemaat dalam menyambut Paskah. Kami berharap kehadiran taman ini dapat membantu jemaat lebih menghayati makna pengorbanan dan kebangkitan Tuhan Yesus dalam kehidupan iman sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, suasana taman yang ditata dengan apik diharapkan mampu menghadirkan nuansa khusus menjelang rangkaian ibadah, khususnya dalam memasuki Jumat Agung hingga perayaan Paskah. Ornamen-ornamen yang ditampilkan juga mengandung pesan simbolik yang mengajak jemaat untuk merenungkan perjalanan iman mereka.

Selain sebagai tempat refleksi, taman tersebut juga menjadi ruang kebersamaan bagi jemaat. Keindahan taman, terutama saat malam hari dengan pencahayaan lampu yang menambah suasana syahdu, menarik perhatian jemaat untuk datang dan mengabadikan momen bersama keluarga maupun sesama warga gereja.

Baca Juga  Bupati Raja Ampat Tunjuk Tujuh Pejabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas, Badan, dan Asisten Sekda

“Jemaat juga dipersilakan berswafoto di area taman ini, apalagi pada malam hari ketika lampu-lampu taman dinyalakan sehingga menambah keindahan suasana. Namun kami tetap berharap setiap orang yang datang dapat menjaga ketertiban serta keindahan tempat ini,” tambah Luis.

Lebih jauh, ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam proses pembuatan taman ini dapat terus terjaga, tidak hanya dalam momentum Paskah, tetapi juga dalam kehidupan bergereja sehari-hari.

Pembuatan Taman Paskah ini menjadi bukti bahwa perayaan keagamaan tidak hanya dimaknai melalui ibadah formal, tetapi juga melalui aksi nyata yang melibatkan partisipasi aktif jemaat. 

Nilai gotong royong, kepedulian, dan pelayanan menjadi fondasi utama dalam memperkuat kehidupan spiritual Warga Jemaat.

Dengan selesainya taman tersebut, Jemaat GKI Tasik Tiberias Siwindores Waisai optimistis bahwa seluruh rangkaian ibadah, mulai dari Jumat Agung hingga Hari Raya Paskah, dapat berlangsung dengan penuh hikmat, tertib, dan membawa berkat bagi seluruh jemaat.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga iman, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan kasih dalam kehidupan sehari-hari, sejalan dengan makna Paskah sebagai simbol kemenangan atas penderitaan dan kematian Yesus Kristus.

Writer: Dony Kumuai