WAISAI, RajaAmpatNews– Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Perum Bulog memastikan ketersediaan stok beras di Kabupaten Raja Ampat dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Kepastian ini disampaikan oleh Kepala Bulog Cabang Sorong, Riyadi Muslim, melalui Kepala Gudang Sapordanco, Dadang Ifik Gandamana, Kamis,(18/12/2025).
Dadang menjelaskan bahwa hingga bulan ini, stok beras yang tersedia di gudang Bulog Raja Ampat mencapai sekitar 300 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan penyaluran selama dua bulan ke depan.
“Alhamdulillah, untuk dua bulan ke depan stok kita aman. Saat ini tersedia sekitar 300 ton beras, sehingga kebutuhan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Dadang saat dikonfirmasi, Senin.

Ia merinci, rata-rata penyaluran beras di Kabupaten Raja Ampat mencapai sekitar 150 ton per bulan. Penyaluran tersebut mencakup berbagai sektor dan lembaga, antara lain untuk kebutuhan Pemerintah Daerah (Pemda) kurang lebih 140 ton, TNI sekitar 5 ton, PNS KPU sekitar 30 ton, serta Kementerian Agama (Kemenag). Secara keseluruhan, akumulasi penyaluran rutin Bulog di Raja Ampat berada pada kisaran 150 ton per bulan.
“Dengan perhitungan tersebut, maka stok 300 ton yang ada saat ini mencukupi untuk dua bulan ke depan. Insya Allah aman,” tegasnya.
Bulog juga memastikan bahwa proses distribusi beras akan terus berjalan sesuai mekanisme yang berlaku, dengan memperhatikan pemerataan dan ketepatan sasaran, terutama menjelang momen hari besar keagamaan yang biasanya diikuti peningkatan kebutuhan bahan pangan pokok.
Kepastian stok beras ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang kepada masyarakat Raja Ampat, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di pasaran selama periode Natal dan Tahun Baru. Bulog Cabang Sorong pun berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan kelancaran distribusi serta ketersediaan pangan tetap terjaga.
Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu












