Waisai, RajaAmpatNews — Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, secara resmi membuka Festival Pesona Raja Ampat dan Gemarikan 2025 yang berlangsung di Pantai Waisai Torang Cinta, Ibu Kota Kabupaten Raja Ampat, Sabtu (18/10/2025).
Festival tahunan ini akan digelar selama empat hari, mulai 18 hingga 21 Oktober 2025, menampilkan beragam atraksi budaya, kuliner, serta pameran potensi lokal.
Pembukaan acara dilakukan secara bersama oleh Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nasrau, Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam, Wakil Bupati Raja Ampat Drs. Mansyur Syahdan, M.Si, Wakil Bupati Sorong Selatan, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Raja Ampat.

Momen pembukaan ditandai dengan pemukulan tambur secara serentak, dilanjutkan parade peserta festival suling tambur yang menambah semarak suasana.
Dalam sambutannya, Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam menegaskan pentingnya promosi pariwisata sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah.
“Festival ini bukan sekadar ajang hiburan dan promosi, tetapi juga wadah untuk memperkenalkan kepada dunia bahwa Raja Ampat bukan hanya surga wisata bahari, melainkan mitra penting dalam menjaga kelestarian laut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal melalui pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan,” ujarnya.
Bupati Orideko juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, kerja keras, dan profesionalisme seluruh panitia. Ucapan terima kasih juga kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan tenaga, sumber daya, dan pemikiran sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya.
Festival Pesona Raja Ampat dan Gemarikan 2025 menampilkan beragam kegiatan seni, budaya, dan promosi hasil perikanan serta kuliner lokal. Kepada seluruh peserta dan pengunjung, Bupati mengajak untuk menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat kebersamaan.
“Mari jadikan festival ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menggerakkan ekonomi masyarakat, serta menjaga keberlanjutan sumber daya alam Raja Ampat yang kita cintai,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Bupati berharap festival ini dapat membawa manfaat dan kebanggaan bagi seluruh masyarakat.
“Semoga festival ini menjadi langkah maju dalam mewujudkan Raja Ampat yang sejahtera, berbudaya, dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.
Writer: Derek Mambrasar II Editor: Petrus Rabu












