Festival Dibuka, Staf Ahli Kemenparekraf Ingatkan Pentingnya Inovasi dan Kreativitas Dalam Mengembangkan Pariwisata Di Era Modern

Ket: Pembukaan Festival Pesona Raja Ampat 2024/derek M
Ket: Pembukaan Festival Pesona Raja Ampat 2024/derek M
banner 120x600

“Festival ini adalah wujud nyata dari upaya bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat lokal untuk terus mengembangkan potensi Raja Ampat, sambil tetap menjaga kearifan lokal dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Waisai, RajaAmpatNews– Inovasi dan kreativitas sangat penting dalam mengembangkan pariwisata di era modern ini.

“Di sinilah inovasi dan kreativitas memainkan peran penting, baik dalam pengelolaan destinasi, pengembangan produk ekonomi kreatif maupun dalam menjaga kelestarian alam dan budaya.”

Demikian Staf Ahli Bidang Inovasi dan Kreativitas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Restog Krisna Kusuma, S.H, M.Si, Ak pada pembukaan Festival Pesona Raja Ampat yang berlangsung di Pantai Waisai Torang Cinta, Distrik Kota Waisai, Rabu, (16/10/2024).

Restog Krisna Kusuma, S.H, M.Si, Ak  menegaskan pariwisata tidak hanya sekedar menarik wisatawan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal.

Ditambahkannya, Raja Ampat termasuk destinasi favorit di Indonesia, karena diperlukan sinergitas untuk memajukan sektor pariwisata demi menumbuhkan ekonomi dan membangun infrastruktur penunjang di seluruh wilayah Raja Ampat..

Dikatakannya, Raja Ampat tidak hanya menjadi kebanggaan Indonesia, tetapi juga menjadi pusat perhatian dunia karena kekayaan ekosistem lautnya yang luar biasa.

“Raja Ampat juga menyimpan kekayaan budaya yang harus kita lestarikan dan kembangkan,” ujarnya.

Melalui Festival Pesona Raja Ampat, dirinya berharap memperkuat komitmen untuk melestarikan alam dan budaya, serta mempromosikannya sebagai potensi wisata berkelanjutan.

“Festival ini adalah wujud nyata dari upaya bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat lokal untuk terus mengembangkan potensi Raja Ampat, sambil tetap menjaga kearifan lokal dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.

KET: Para Pejabat dan tamu undangan yang hadir dipembukaan Festival Pesona Raja Ampat 2024/derek m

Diyakininya, dengan  sinergi yang baik akan membawa Raja Ampat menjadi destinasi unggulan kelas dunia yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga pengalaman budaya yang autentik.

Sementara itu, Pjs.Bupati Raja Ampat  Anhar Akib Kadar , S.STP., M.Si menegaskan dalam pembangunan sektor pariwisata sangat pentingnya promosi memperkenalkan potensi yang daerah dimiliki. Karena itu katanya, kegiatan kepariwisataan perlu terus dilakukan secara berencana dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan potensi dan prospek obyek wisata yang akan dikembangkan, serta keterkaitannya dengan obyek dan atraksi wisata daerah lainnya yang saling menunjang dan melengkapi.

“Kita harus bangga dengan potensi alam yang kita miliki, karena di Kabupaten Raja Ampat, hampir setiap distrik memiliki primadona yang menjadi tujuan para wisatawan mancanegara maupun domestic,” ujarnya.

Anhar Akiba Kadar menegaskan Festival Pesona Raja Ampat dalam rangka promosi potensi-potensi pariwisata dan implementasi dalam pemberdayaan dan pengembangan budaya dan kearifan lokal, serta untuk membangkitkan kesadaran dan kebanggaan masyarakat terhadap kesenian tradisional, yang kemudian menjadi fokus pengembangan pariwisata, yang dititik beratkan pada “culture, adventure and nature” yaitu budaya, petualangan dan alam.

“Pariwisata sangat identik dengan keindahan dan kebersihan, kalau keindahan raja ampat sudah merupakan anugerah tuhan yang selalu kami jaga dan lestarikan dengan merawat dan membersihkannya, baik darat maupun lautnya, akan tetapi sampah-sampah dari luar wilayah raja ampat yang selalu jadi persoalan, sehingga perlu dukungan pemprov untuk membantu hal tersebut,” ujarnya.

Dirinya menambahkan membangun pariwisata Raja Ampat tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan.

“Selama ini dilakukan dengan tenaga, pikiran, dan anggaran yang tidak sedikit, efek domino dari geliat pariwisata sangat dirasakan oleh pemda di sekitar kabupaten Raja ampat dan idealnya bermuara pada kebijakan yang saling mendukung dan melengkapi dengan penyediaan fasilitas pelayanan public,” ujarnya.

Kepada seluruh peserta, panitia dan wasit, dirinya berharap agar benar-benar menjunjung tinggi rasa sportivitas dan netral dalam 2 pertandingan, sehingga dengan sendirinya akan tumbuh rasa solidaritas sesama pemain.

Sementara itu Gubernur Papua Barat Daya, Muhammad Musa’ad melalui Kepala Dinas Pemuda olahraga dan ekonomi kreatif  Yusdi Lamatenggo,S.Pi,M,Si mengaku  esensi festival tersebut untuk meningkatkan sektor pariwisata dan menjaga budaya serta keragaman hayati dan biota lautnya.

“Pemerintah pusat telah mengeluarkan Perpres terkait pengembangan pariwisata di Kabupaten Raja Ampat dan hal tersebut diharapkan mendapatkan manfaat yang besar dan mempromosikan hingga ke kancah internasional,” ujarnya.

Pembukaan festival ini juga dihadiri  Forkompimda Raja Ampat, pimpinan OPD di Raja Ampat, tokoh masyarakat dan tokoh agama di Raja Ampat.  Pelaksanaan Festival Pesona Raja Ampat dan Festival Suling Tambur digelar dari tanggal 16 Oktober 2024 sampai 18 Oktober 2024.

Writer: Derek MEditor: Petrus Rabu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

<p>You cannot copy content of this page</p>