Disperindag Raja Ampat Perkuat IKM melalui Pelatihan dan Pendampingan Rumah Industri Samate

Samate, Raja Ampat News — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Raja Ampat terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat di Distrik Salawati Utara melalui pelatihan dan pendampingan pengelolaan aset Rumah Industri Samate.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Raja Ampat, Syamsudin Nimanuhu, SE, bersama jajaran staf, serta narasumber CEO PT Inovasi Desa Nusantara, Sholikin. Pelatihan ini diikuti oleh para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kampung Samate dan berlangsung selama empat hari, mulai 8 hingga 11 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Syamsudin Nimanuhu menegaskan bahwa pelatihan dan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya kelompok IKM, mengenai pengelolaan aset dan siklus manajemen Rumah Produksi secara berkelanjutan.

“Tujuan utama kegiatan ini hanya satu, yaitu meningkatkan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, kami mengingatkan agar rumah produksi minyak kelapa yang telah dibangun pemerintah dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

“Pemerintah telah menyediakan gedung dan melengkapinya dengan mesin-mesin produksi. Sekarang bapak dan ibu dibekali pengetahuan serta keterampilan. Sukses atau tidaknya ada di tangan bapak dan ibu sendiri,” tambahnya.

Syamsudin menjelaskan bahwa Rumah Produksi Kampung Samate merupakan salah satu rumah industri percontohan di Provinsi Papua Barat Daya. Ke depan, pemerintah daerah juga menyiapkan regulasi pendukung agar produk yang dihasilkan, setelah dinyatakan layak uji oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dapat dipasarkan secara luas, termasuk ke toko-toko besar di wilayah Sorong Raya.

Pelatihan dan pendampingan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memastikan aset industri dikelola secara profesional, efektif, dan akuntabel, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Keberhasilan ada pada bapak dan ibu semua. Pemerintah telah berupaya maksimal menyediakan fasilitas, baik rumah produksi minyak kelapa maupun sagu. Kini saatnya dimanfaatkan dengan optimal,” tutup Syamsudin.

Writer: Derek Mambrasar II Editor: Petrus Rabu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *